Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 21 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 21 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 152 •  Quarter Hizb 16 •  Juz 8 •  Manzil 2 • Makkiyah

وَقَاسَمَهُمَآ اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَۙ

Wa qāsamahumā innī lakumā laminan-nāṣiḥīn(a).

Ia (setan) bersumpah kepada keduanya, “Sesungguhnya aku ini bagi kamu berdua benar-benar termasuk para pemberi nasihat.”

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan Iblis tidak sekadar membisikkan atau merayu, tetapi juga berusaha meyakinkan Adam. Dia, yakni setan, juga bersumpah kepada keduanya seraya berkata, “Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu yang benar-benar tulus.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Untuk menguatkan bisikan jahat dan tipu dayanya itu dia bersumpah kepada Adam dan Hawa, bahwa dia sebenarnya adalah pemberi nasihat yang benar-benar menginginkan kebahagiaan keduanya dan apa yang dinasihatkannya itu adalah benar. Perlu diingat bahwa Al-Qur′an tidak menyebut nama istri Adam itu.

Isi Kandungan Kosakata

1. Waswasa وَسْوَسَ(al-A‘rāf /7: 20)

Pada mulanya ungkapan ini digunakan untuk suara gesekan perhiasan. Kemudian digunakan untuk bisikan setan kepada manusia secara terus menerus.

2. Yakhṣifān يَخْصِفَانِ (al-A‘rāf/7: 22)

Muḍari’ dari khaṣafa. Akar kata yang terdiri dari huruf-huruf (خ- ص- ف) mempunyai arti berkumpulnya sesuatu pada sesuatu yang lain. Dari arti ini kemudian muncul arti menempelkan sesuatu kepada sesuatu. Perbuatan menambal terompah disebut dengan khaṣf an-na’l karena dia telah meletakkan atau menempelkan sepotong kulit pada terompah yang ditambal. Kata yakhshifān pada ayat di atas menggambarkan bahwa keduanya (Nabi Adam dan Siti Hawa) menempelkan daun-daun yang ada di surga, satu sama lain dengan maksud menutupi aurat mereka, ketika setan berhasil menipu mereka untuk makan buah larangan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto