Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 121 - Surat Al-A‘rāf (Tempat Tertinggi)
الاعراف
Ayat 121 / 206 •  Surat 7 / 114 •  Halaman 165 •  Quarter Hizb 17.25 •  Juz 9 •  Manzil 2 • Makkiyah

قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Qālū āmannā birabbil-‘ālamīn(a).

Mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,

Makna Surat Al-A‘raf Ayat 121
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dalam keadaan sujud, mereka (para pesihir) berkata, “Kami hanya beriman kepada Tuhan Pencipta dan Pemelihara seluruh alam. Agar Fir'aun atau lainnya tidak salah paham siapa yang dimaksud dengan Tuhan seluruh alam, mereka menjelaskan;

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini diterangkan bahwa setelah melihat kehebatan mukjizat Nabi Musa, maka para pesihir, serta merta bersujud kepada Allah, karena mereka yakin tentang kebenaran seruan Nabi Musa, dan ia bukan pesihir seperti yang mereka duga sebelumnya, sesuai dengan tuduhan Fir’aun dan para pembesarnya. Selain itu, mereka menyadari bahwa sihir mereka yang dibangga-banggakan selama ini hanyalah kebatilan dan tidak berdaya bila berhadapan dengan kebenaran yang datang dari Allah Yang Maha Kuasa. Mereka sudah tidak mempunyai rasa hormat sedikit pun kepada Fir’aun dan para pembesarnya yang telah berusaha dengan segala daya upaya untuk mengingkari kekuasaan dan kebesaran Allah, Pencipta dan Penguasa alam semesta.

Mengenai bersujudnya para pesihir tersebut, Allah menerangkannya dalam ayat yang lain sebagai berikut:

فَاُلْقِي َ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ هٰرُوْنَ وَمُوْسٰى ٧٠

Lalu para pesihir itu merunduk bersujud, seraya berkata, “Kami telah percaya kepada Tuhannya Harun dan Musa.” (Ṭāhā/20:70).

Dalam ayat lain Allah berfirman:

فَاُلْقِ يَ السَّحَرَةُ سٰجِدِيْنَ ۙ ٤٦ قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ۙ ٤٧

Maka menyungkurlah para pesihir itu, bersujud, mereka berkata, “Kami beriman kepada Tuhan seluruh alam”. (asy-Syu’arā’/26:46-47) .

Isi Kandungan Kosakata

Ṣāgirīn صَاغِرِيْن (al-A‘rāf/7: 119)

Dari kata tunggal) صاغرṣāgir) artinya hina, tunduk, rendah diri, yang biasanya timbul akibat perbuatan sendiri, seperti Iblis yang diusir dari surga (7: 13), dan beberapa ayat lagi dengan makna yang sama (12: 32, 9: 29, 27: 37).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto