Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 202 - Surat Al-Baqarah (Sapi)
البقرة
Ayat 202 / 286 •  Surat 2 / 114 •  Halaman 31 •  Quarter Hizb 3.75 •  Juz 2 •  Manzil 1 • Madaniyah

اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ نَصِيْبٌ مِّمَّا كَسَبُوْا ۗ وَاللّٰهُ سَرِيْعُ الْحِسَابِ

Ulā'ika lahum naṣībum mimmā kasabū, wallāhu sarī‘ul-ḥisāb(i).

Mereka itulah yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan. Allah Maha Cepat perhitungan-Nya.

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 202
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka itulah yang memperoleh bagian dari apa yang telah mereka kerjakan dengan memperoleh kebaikan di dunia dan keselamatan di akhirat, dan Allah Maha cepat perhitungan-Nya atas semua amal perbuatan manusia.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Mereka yang meminta kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat itulah yang akan mendapat nasib yang baik dan beruntung karena kesungguhannya dalam berusaha dan beramal. Artinya mereka sudah dapat menyamakan permintaan hatinya yang diucapkan oleh lidahnya dengan kesungguhan jasmaninya dalam berusaha dan beramal. Buahnya ialah keberuntungan dan kebahagiaan. Ayat ini ditutup dengan peringatan bahwa Allah sangat cepat perhitungan-Nya.

Maksudnya, agar setiap manusia tidak ragu-ragu dalam berusaha dan beramal, sebab seluruhnya akan diperhitungkan Allah dan tidak akan dirugikan seorang pun juga. Perhitungan Allah sangat cepat dan tepat sehingga dalam waktu sekejap saja, setiap manusia sudah dapat melihat hasil usaha dan amalnya dan sekaligus akan dapat menerima balasan dari usaha dan amalnya itu dari Allah.

Isi Kandungan Kosakata

al-Ḥajj اَلْحَجّ (al-Baqarah/2: 196)

Dari segi bahasa berarti “datang untuk berkunjung”. Dalam Islam maknanya “melakukan ibadah haji”, yaitu datang ke Baitullah dan melakukan ibadah-ibadah tertentu di sana, dimulai dengan berpakaian iḥrām, lalu berdiam (wuqūf) di ‘Arafah, dilanjutkan dengan melontar jumrah di Mina, kemudian tawaf di Ka‘bah, kemudian melakukan sa‘i, yaitu lari-lari kecil antara Safa dan Marwa, dan diakhiri dengan bercukur rambut. Semuanya itu dilakukan karena Allah dan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Ibadah haji adalah rukun Islam kelima. Allah berfirman dalam surah Āli ‘Imrān/3:97, “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melakukan ibadah haji, yaitu atas siapa yang mampu melakukan perjalanan ke sana.” Selain ibadah haji, umat Islam diwajibkan pula mengerjakan ibadah ‘umrah, yaitu mengerjakan ibadah sebagaimana di dalam ibadah haji hanya tanpa melakukan wuqūf, melempar jumrah dan bermalam di Mina, sehingga disebut juga “haji kecil”.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto