Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 195 - Surat Al-Baqarah (Sapi)
البقرة
Ayat 195 / 286 •  Surat 2 / 114 •  Halaman 30 •  Quarter Hizb 3.75 •  Juz 2 •  Manzil 1 • Madaniyah

وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

Wa anfiqū fī sabīlillāhi wa lā tulqū bi'aidīkum ilat-tahlukah(ti), wa aḥsinū, innallāha yuḥibbul-muḥsinīn(a).

Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuatbaiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Makna Surat Al-Baqarah Ayat 195
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan infakkanlah hartamu di jalan Allah dengan menyalurkannya untuk menyantuni fakir miskin dan anak yatim, memberi beasiswa, membangun fasilitas umum yang diperlukan umat Islam seperti rumah sakit, masjid, jalan raya, perpustakaan, panti jompo, rumah singgah, dan balai latihan kerja. Dan janganlah kamu jatuhkan diri sendiri ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri dengan melakukan tindakan bunuh diri dan menyalurkan harta untuk berbuat maksiat. Tentu lebih tepat jika harta itu disalurkan untuk ber-buat baik bagi kepentingan orang banyak, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik dengan ikhlas.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang-orang mukmin diperintahkan membelanjakan harta kekayaannya untuk berjihad fī sabīlillāh dan dilarang menjatuhkan dirinya ke dalam jurang kebinasaan karena kebakhilannya. Jika suatu kaum menghadapi peperangan sedangkan mereka kikir, tidak mau membiayai peperangan itu, maka perbuatannya itu berarti membinasakan diri mereka.

Menghadapi jihad dengan tidak ada persiapan serta persediaan yang lengkap dan berjihad bersama-sama dengan orang-orang yang lemah iman dan kemauannya, niscaya akan membawa kepada kebinasaan. Dalam hal infaq fī sabīlillāh orang harus mempunyai niat yang baik, agar dengan demikian ia akan selalu memperoleh pertolongan Allah.

Isi Kandungan Kosakata

At-Tahlukah اَلتَّهْلُكَة (al-Baqarah/2: 195)

Kata ini bentuk masdar dari halaka, yahliku, halkan, tahlukatan, halukan. Artinya “sesuatu yang membawa kepada kebinasaan, kehancuran, kematian, dan lain sebagainya”. Ayat ini mempunyai beberapa kemungkinan arti, yaitu:

Larangan bunuh diri atau melakukan hal-hal yang menyebabkan kematian seseorang.

Larangan enggan berinfak.

Larangan meninggalkan jihad

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto