Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 62 - Surat Al-Ḥajj (Haji)
الحجّ
Ayat 62 / 78 •  Surat 22 / 114 •  Halaman 339 •  Quarter Hizb 34.75 •  Juz 17 •  Manzil 4 • Madaniyah

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ

Żālika bi'annallāha huwal-ḥaqqu wa anna mā yad‘ūna min dūnihī huwal-bāṭilu wa annallāha huwal-‘aliyyul-kabīr(u).

Hal itu (kekuasaan Allah berlaku) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Maha Benar dan apa saja yang mereka seru selain Dia itulah yang batil. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Makna Surat Al-Hajj Ayat 62
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Demikian Allah memperlihatkan kekuasan-Nya memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam, karena allah, Dialah Tuhan yang Hak sehingga hanya Dia yang berhak disembah. Dan sungguh apa saja yang mereka seru selain Dia yang dianggap tuhan dan disembah, itulah tuhan dan persembahan yang batil, salah, sesat, dan jauh dari kebenaran; dan sungguh allah, Dialah Yang Mahatinggi dari semua tuhan-tuhan yang dianggap tinggi oleh manusia; Mahabesar, kekuasaan-Nya atas segala sesuatu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sifat-sifat yang demikian itu, yaitu kekuasaan yang sempurna, ilmu yang luas dan sempurna, meliputi segala macam ilmu ada pada Allah, karena Dialah yang wajibul-wujud, pasti adanya, mempunyai segala macam sifat kesempurnaan, tidak mempunyai kekurangan sedikit pun. Dialah yang memiliki agama yang benar, yang disampaikan nabi-nabi dan rasul-rasul yang diutus-Nya, yang paling akhir ialah Nabi Muhammad saw. Dialah Tuhan Yang Maha Esa, tiada seorang pun yang menjadi syarikat bagi-Nya. Karena itu beribadah kepada-Nya adalah suatu yang wajib, sesuatu yang paling benar, demikian pula pertolongan-Nya, janji-Nya adalah suatu yang hak. Segala yang disembah selain Allah adalah sembahan yang salah, dan ibadah itu merupakan ibadah yang tidak ada dasarnya. Dia berkuasa menciptakan segala yang dikehendaki-Nya. Jika Dia ingin menciptakan sesuatu, cukuplah Dia mengatakan, “Jadilah”. Maka terwujudlah barang itu.

Sesungguhnya Allah Mahatinggi, semua berada dibawah-Nya da Dia di atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatu pun yang menyamainya dalam kekuatan, ketinggian dan kebesaran serta pengetahuan-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Mudkhalan مُدْخَلاً (al-Ḥajj/22: 59)

Kata ini adalah bisa berarti maṣdar mimi (kata jadian yang dimulai dengan huruf mim) atau isim makān atau kata yang menunjukkan arti tempat yaitu tempatnya masuk. Jika menjadi maṣdar mimi maka kata ini kedudukannya jadi maf’ul muṭlaq yang gunanya untuk meneguhkan/menguatkan kata kerja sebelumnya. Maka arti ayat tersebut, “Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka dengan memasukkan yang sesungguhnya (ke dalam sorga) yang mereka menyukainya.” Jika menjadi isim makān maka kedudukannya menjadi isim maf’ul. Maka arti ayat tersebut ialah, “Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka kedalam satu tempat (sorga) yang mereka sukai.”

2. Yarḍaunah يَرْضَوْنَهُ (al-Ḥajj/22:59)

Yarḍaun ah adalah bentuk fi’il muḍari’ atau kata kerja dari “riḍa” untuk masa kini dan masa yang akan datang. Riḍa adalah lawan dari benci (sukhṭ). Maka riḍa yang didapat oleh penghuni surga adalah suatu kebahagiaan yang mereka rasakan dari waktu ke waktu dan berlangsung terus berkelanjutan (at-tajaddud al-mustamirr) selama mereka di surga. Tidak ada sedikitpun perasaan jemu atau bosan menikmati kenikmatan surga. Tidak sebagaimana kenikmatan di dunia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto