Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 38 - Surat Al-Kahf (Gua)
الكهف
Ayat 38 / 110 •  Surat 18 / 114 •  Halaman 298 •  Quarter Hizb 30.5 •  Juz 15 •  Manzil 4 • Makkiyah

لٰكِنَّا۠ هُوَ اللّٰهُ رَبِّيْ وَلَآ اُشْرِكُ بِرَبِّيْٓ اَحَدًا

Lākinna huwallāhu rabbī wa lā usyriku birabbī aḥadā(n).

Akan tetapi, aku (percaya bahwa) Dia adalah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhanku.

Makna Surat Al-Kahf Ayat 38
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Tetapi aku berbeda dengan engkau, aku percaya kepada Tuhan, Dialah Allah, Tuhanku, yang menciptakan, memelihara dan menganugerahkan kepadaku berbagai macam kebaikan. Hanya Dia yang aku sembah, dan aku tidak mempersekutukan Tuhanku dengan sesuatu pun.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah swt menerangkan pernyataan Yahuza kepada saudaranya yang kafir itu bahwa dia tidak sependapat dengannya. Dia berkeyakinan tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah yang memelihara makhluk, Yang Maha Esa, dan Mahakuasa. Yahuza juga mengatakan bahwa dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun. Pendirian saudaranya bahwa Allah tidak kuasa membangkitkannya dari kubur sama sekali tidak dapat diterima Yahuza karena menganggap Allah lemah dan sama dengan makhluk. Hal demikian, menurutnya, sama dengan syirik. Sikap Yahuza yang tegas di hadapan saudaranya yang kaya itu sangat terpuji, meskipun dia dalam keadaan fakir yang berkedudukan sebagai seorang yang meminta pekerjaan, namun dengan penuh keberanian, dia menyatakan perbedaan identitas (hakikat) pribadinya, yaitu perbedaan yang menyangkut akidah atau keimanan kepada Tuhan.

Isi Kandungan Kosakata

1. Tabīd تَبِيْدَ (al-Kahf/18: 35)

Lafaz tabīda merupakan bentukan dari kata bayd, terambil dari akar kata bāda – yabīdu – bayādan yang berarti hancur beterbangan seperti sesuatu yang tersebar diterpa angin di gurun pasir atau diartikan pula dengan kebinasaan. Gurun pasir disebut juga dengan baidā’, bentuk jamaknya adalah baidun. Maksud ayat ini adalah Allah swt membuat perumpamaan terhadap dua orang Yahudi, yang seorang mukmin dan lainnya adalah kafir. Keduanya diberikan dua buah kebun anggur yang dikelilingi pohon kurma dan dialiri di celah antara keduanya dengan sebuah sungai. Orang Yahudi kafir dengan segala keangkuhan dan kesombongan dirinya berkata kepada orang Islam bahwa kebun yang dia miliki tidak akan hancur atau binasa selama-lamanya.

2. Gauran غَوْرًا (al-Kahf/18: 41)

Gauran terambil dari kata gāra- yagūru - gauran yang berarti masuk ke bagian yang paling dalam dari bumi atau lembah bumi. Gārat ‘ainuhu berarti air matanya menjadi kering karena masuk ke bagian dalam. Dalam Surah al-Mulk/67: 30 firman Allah: aṣbaḥa mā’ukum gauran berarti sumber air kamu menjadi kering. Gār berarti gua yang ada di lembah gunung. Penjelasannya adalah bahwa orang Yahudi yang telah masuk Islam menjawab kesombongan orang kafir bahwa Allah swt akan memberikan kebun yang lebih baik dari kebunnya dan semoga Allah swt mengirimkan petir kepada kebunnya sehingga menjadi tanah yang licin dan airnya menjadi surut dan kering, masuk ke dalam tanah sehingga tidak akan bisa ditemukan lagi.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto