Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 61 - Surat Al-Mā'idah (Hidangan)
الماۤئدة
Ayat 61 / 120 •  Surat 5 / 114 •  Halaman 118 •  Quarter Hizb 12.5 •  Juz 6 •  Manzil 2 • Madaniyah

وَاِذَا جَاۤءُوْكُمْ قَالُوْٓا اٰمَنَّا وَقَدْ دَّخَلُوْا بِالْكُفْرِ وَهُمْ قَدْ خَرَجُوْا بِهٖ ۗوَاللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا كَانُوْا يَكْتُمُوْنَ

Wa iżā jā'ūkum qālū āmannā wa qad dakhalū bil-kufri wa hum qad kharajū bih(ī), wallāhu a‘lamu bimā kānū yaktumūn(a).

Apabila (Ahlulkitab yang munafik) datang kepadamu, mereka berkata, “Kami telah beriman,” padahal mereka datang dengan kekufuran dan mereka pergi (juga) dengannya (kekufuran). Allah lebih mengetahui apa yang selalu mereka sembunyikan.

Makna Surat Al-Ma'idah Ayat 61
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Karena peringatan dan ancaman itu telah menyebabkan ketakutan, sehingga apabila mereka, yaitu orang Yahudi atau munafik, datang kepadamu, mereka akan mengatakan, "Kami telah beriman," padahal sesungguhnya mereka datang kepadamu dengan kekafiran dan mereka pergi pun dalam keadaan demikian pula; dan sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang mereka kemukakan dan yang mereka sembunyikan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Setelah beberapa ayat lalu menerangkan tingkah laku orang-orang kafir dan Ahli Kitab dari orang-orang Yahudi, maka pada ayat ini dan beberapa ayat berikutnya, Allah menerangkan pula tingkah laku orang-orang munafik dari golongan Yahudi Medinah dan sekitarnya.

Menurut riwayat Qatādah dan as-Suddi mereka menceritakan, bahwa orang-orang Yahudi datang menyatakan keislaman mereka kepada Rasulullah saw dan para sahabatnya yang kebetulan ada pada waktu itu, maka turunlah ayat ini untuk mengungkapkan kepalsuan orang-orang munafik ini.

Ayat ini menerangkan kepada Muhammad saw dan para sahabatnya, yang maksudnya: Apabila datang kepada kamu orang-orang munafik dari Yahudi yang berkata, “Kami beriman kepada Rasul Allah Muhammad dan apa yang diturunkan kepadanya,” maka ketahuilah di dalam hati mereka tetap tertanam kekafiran dan kesesatan yang tak kunjung berubah, semenjak mereka masuk ke tempat kamu sampai keluar. Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka, sewaktu mereka mengunjungi kamu dengan cara tipu muslihat sampai mereka keluar dalam segala macam bentuk tipu daya untuk mengetahui keadaan kamu yang diperlukan mereka untuk disampaikan kepada kaum mereka.

Isi Kandungan Kosakata

Tanqimūn تَنْقِمُوْنَ (al-Mā’idah/5: 59)

Tanqimūn berasal dari kata kerja naqama-yanqimu masdarnya an-niqmah yang artinya “mengingkari”, dan “mencela baik dengan perkataan maupun dengan hukuman”. Dalam ayat ini kata tanqimūn dipergunakan untuk arti menganggap salah dan mencela. Ahli Kitab mencela umat Islam karena mengikuti syariat yang diwahyukan kepada Rasulullah saw., dan tidak mengikuti syariat mereka. Celaan Ahli Kitab ini pada dasarnya dilandasi ketidaksenangan mereka terhadap Nabi saw., yang membawa syariat baru untuk menggantikan syariat yang mereka anut. Keadaan demikian mereka tunjukkan dengan selalu menyalahkan sikap dan kegiatan yang dilakukan umat Islam.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto