Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 10 - Surat Al-Mulk (Kerajaan)
المُلك
Ayat 10 / 30 •  Surat 67 / 114 •  Halaman 562 •  Quarter Hizb 57 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَقَالُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْٓ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ

Wa qālū lau kunnā nasma‘u au na‘qilu mā kunnā fī aṣḥābis-sa‘īr(i).

Mereka juga berkata, “Andaikan dahulu kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), tentulah kami tidak termasuk ke dalam (golongan) para penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).”

Makna Surat Al-Mulk Ayat 10
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan mereka orang-orang yang tersiksa di neraka itu berkata, “Sekiranya dahulu kami mendengarkan dengan sungguh-sungguh atau memikirkan dengan serius peringatan itu tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala yang azabnya sungguh tidak terbayang oleh kami.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, Allah menerangkan bahwa orang-orang kafir yang sedang diazab di dalam neraka itu menyesali sikap dan tindakan mereka selama hidup di dunia dengan mengatakan, “Sekiranya kami mau menggunakan akal dan pikiran kami yang telah dianugerahkan Allah, untuk menilai dan mengambil manfaat dari seruan rasul itu, demikian pula seandainya kami menggunakan telinga kami untuk mendengar ayat-ayat Allah yang telah diturunkan dan disampaikan kepada kami oleh rasul yang telah diutus-Nya, tentu kami tidak akan menyangkal dan mengingkari kebenaran yang disampaikan itu. Kami tidak akan teperdaya oleh kesenangan dan pengaruh dunia yang fana ini, tidak akan teperdaya oleh tipu daya setan, dan tidak akan dimasukkan ke dalam neraka yang menyala ini yang azabnya tidak tertanggungkan sedikit pun oleh kami.”

Isi Kandungan Kosakata

Syahīqan شَهِيْقًا (al-Mulk/67: 7)

Syahīq adalah isim maṣdar dari syahiqa-yasyhaqu-syahqan wa syahīqan, yang artinya “suara jeritan atau lenguhan keledai” (ka syahq al-ḥimar). Kata ini dalam Al-Qur’an disebut dua kali: dalam Surah Hūd/11: 106 yang didahului kata az-zafīr, dan dalam surah ini. Menurut catatan Ibnu al-Jauzī, az-zafīr artinya suara napas keledai yang terdengar dari dadanya, sedangkan asy-syahīq adalah suara napas keledai dari arah tenggorokannya. Asy-Syahīq berarti suara napas yang amat payah, tersengal-sengal, dan tersiksa, yang biasa terdengar di ujung napas dengan suara memelas. Jadi, kata syahīq dalam ayat 7 Surah al-Mulk, dikaitkan dengan Surah Hūd/11: 106, mengisyaratkan bahwa orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka mendengar jeritan, lolongan, dan lenguhan panjang yang amat kesakitan yang datangnya dari para penghuni neraka yang lama maupun baru. Mereka menjerit, melolong, melenguh, dan merintih kesakitan dengan mengeluarkan lenguhan dan jeritan seperti lenguhan dan jeritan keledai. Alangkah menderita dan sengsara mereka di dalam cengkeraman siksa neraka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto