اِنَّمَا تُوْعَدُوْنَ لَوَاقِعٌۗ
Innamā tū‘adūna lawāqi‘(un).
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti terjadi.
7-9. Demi semua yang telah disebut itu, sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu, yaitu hari kebangkitan, juga surga dan neraka pasti terjadi. Kehidupan akhirat itu dimulai setelah Kiamat dunia ini. Dan inilah gambaran Kiamat itu. Maka apabila bintang-bintang dihapuskan cahayanya dengan mudah oleh Allah, dan apabila langit terbelah, sehingga langit dengan segala yang ada hancur.
Setelah bersumpah dengan beberapa macam makhluk-Nya di atas, maka dalam ayat ini, Allah menegaskan bahwa sesungguhnya apa yang telah dijanjikan kepada manusia itu pasti akan terjadi. Yang dijanjikan itu adalah datangnya hari kebangkitan, terjadinya kiamat, dihidupkannya kembali segala makhluk yang sudah mati sejak dahulu, sekarang, hingga yang akan datang dan dikumpulkan di Padang Mahsyar. Semuanya itu menurut penegasan ayat ini pasti akan terjadi!
1. Al-Mursalāt الْمُرْسَلاَت (al-Mursalāt/77: 1)
Secara kebahasaan kata al-mursalāt adalah bentuk plural dari kata mursalah yang berarti sesuatu yang diutus. Dalam konteks ayat ini, sebagian mufasir mengartikan kata al-mursalāt dengan angin yang diutus, sedangkan sebagian yang lain mengartikan kata tersebut dengan para malaikat yang diutus.
2. Uqqitat اُقِّتَتْ (al-Mursalāt/77: 11)
Secara kebahasaan kata uqqitat merupakan bentuk majhūl (pasif) dari kata aqqata yang berarti telah ditetapkan waktunya. Dalam konteks ayat ini, kata uqqitat bermakna telah ditetapkan waktu berkumpulnya para rasul bersama umat mereka masing-masing.













































