عُذْرًا اَوْ نُذْرًاۙ
‘Użran au nużrā(n).
untuk (menolak) alasan atau (memberi) peringatan,
5-6. Dan demi malaikat-malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu kepada yang dipilih Allah untuk menerimanya, wahyu tersebut diturunkan untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan bagi yang durhaka.
Dalam ayat ini ditegaskan bahwa kedatangan wahyu kepada para nabi yang dibawa oleh malaikat adalah untuk menyampaikan alasan guna membantah ketidakpercayaan orang musyrik kepada adanya hari kebangkitan, dan untuk mengancam mereka dengan azab yang pedih bila mereka membangkang perintah Tuhan.
1. Al-Mursalāt الْمُرْسَلاَت (al-Mursalāt/77: 1)
Secara kebahasaan kata al-mursalāt adalah bentuk plural dari kata mursalah yang berarti sesuatu yang diutus. Dalam konteks ayat ini, sebagian mufasir mengartikan kata al-mursalāt dengan angin yang diutus, sedangkan sebagian yang lain mengartikan kata tersebut dengan para malaikat yang diutus.
2. Uqqitat اُقِّتَتْ (al-Mursalāt/77: 11)
Secara kebahasaan kata uqqitat merupakan bentuk majhūl (pasif) dari kata aqqata yang berarti telah ditetapkan waktunya. Dalam konteks ayat ini, kata uqqitat bermakna telah ditetapkan waktu berkumpulnya para rasul bersama umat mereka masing-masing.














































