Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 2 - Surat Al-Qadr (Al-Qadar)
القدر
Ayat 2 / 5 •  Surat 97 / 114 •  Halaman 598 •  Quarter Hizb 60.5 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

Wa mā adrāka mā lailatul-qadr(i).

Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?

Makna Surat Al-Qadr Ayat 2
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan tahukah kamu, wahai Nabi Muhammad, apakah malam kemuliaan dan keagungan itu? Ungkapan Lailatul Qadr baru disebut oleh Al-Qur’an dalam ayat pertama surah ini sehingga Allah perlu menjelaskan artinya dan menggugah perhatian Nabi tentangnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian dalam ayat ini, Allah menyatakan keutamaan Lailatul-Qadr yang tidak dapat diketahui oleh para ulama dan ilmuwan, bagaimanapun tingginya ilmu pengetahuan mereka. Pengertian dan pengetahuan Nabi-Nya pun tidak sanggup menentukan kebesaran dan keutamaan malam itu. Hanya Allah yang mengetahui segala hal yang gaib, yang menciptakan alam semesta, yang mewujudkannya dari tidak ada menjadi ada.

Isi Kandungan Kosakata

Lailatul-Qadr لَيْلَةُ الْقَدْرِ (al-Qadr/97: 1)

Kata lailah berarti malam, yaitu mulai dari terbenam matahari sampai terbit fajar. Kata lailah juga berarti hitam pekat. Itulah sebabnya malam dan rambut yang hitam keduanya dinamai lail karena malam itu gelap sehingga kelihatan hitam.

Sedang kata al-qadr berasal dari kata qadara/qadira-yaqduru/yaqdar u-qadran wa qudratan wa maqdiratan, yang berarti kuasa/mampu, kadar banyaknya sesuatu, untung, nasib, kekayaan, dan kemuliaan. Tetapi lailatul-qadr sering diartikan dengan malam mulia. Ulama berbeda pendapat tentang makna al-qadr. Ada yang berpendapat artinya adalah penetapan, karena pada Malam Qadar Allah menetapkan perjalanan hidup makhluk selama setahun. Ada pula yang berpendapat bahwa al-qadr maknanya adalah pengaturan karena pada malam turunnya Al-Qur’an itu, Allah mengatur strategi Nabi Muhammad mengajak manusia kepada kebajikan. Pendapat lain mengatakan bahwa al-qadr berarti kemuliaan, karena Allah menurunkan Al-Qur’an pada malam yang mulia. Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa al-qadr bermakna sempit, karena pada malam turunnya Al-Qur’an banyak malaikat turun sehingga bumi menjadi sempit, penuh sesak dengan para malaikat.

Kata lailatul-qadr disebutkan 3 kali dalam Al-Qur’an dan semuanya disebutkan dalam Surah al-Qadr.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto