Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 27 - Surat Al-Qalam (Pena)
القلم
Ayat 27 / 52 •  Surat 68 / 114 •  Halaman 565 •  Quarter Hizb 57.25 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ

Bal naḥnu maḥrūmūn(a).

Bahkan, kita tidak memperoleh apa pun.”

Makna Surat Al-Qalam Ayat 27
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

bahkan kita tidak memperoleh apa pun.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Akhirnya mereka sadar dan yakin bahwa yang terbakar itu memang kebun mereka, dan berkata, “Kita tidak tersesat ke kebun yang lain, ini memang kepunyaan kita. Karena kita telah berdosa dengan tidak mengikuti apa yang telah digariskan oleh bapak kita pada setiap memetik hasil kebun, maka Allah memusnahkan kebun ini.”

Isi Kandungan Kosakata

1. Ṡārimīn صَارِمِيْنَ (al-Qalam/68: 22)

Ṡārimīn berasal dari kata ṣarama yang berarti memotong, memutus, atau memetik. Aṣ-Ṣarīm bisa berarti berlalu atau malam, karena malam dan siang silih berganti dan berlalu, atau bisa bermakna debu hitam, pasir, atau tanah kebun yang subur berubah menjadi pasir dan tidak bisa disuburkan lagi. Ayat ini mengisyaratkan bahwa pemilik kebun berusaha menghalangi rezeki yang tadinya diperoleh oleh fakir miskin sehingga para pemilik kebun itu benar-benar mengalami bencana dan kerugian yang bersumber dari Allah.

2. Ḥardin حَرْدٍ (al-Qalam/68: 25)

Ḥard digunakan dalam arti menghalangi, tekad yang kuat dan ketergesaan, dan juga amarah. Ayat ini menggambarkan tekad para pemilik kebun menghalangi orang-orang miskin menikmati hasil kebun mereka padahal mereka mampu. Orang yang telah bertekad melaksanakan kejahatan walaupun belum dilaksanakan sudah mendapatkan hukuman dari Allah sesuai dengan firman-Nya dalam Surah al-Ḥajj/22: 25.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto