Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 38 - Surat Al-Qalam (Pena)
القلم
Ayat 38 / 52 •  Surat 68 / 114 •  Halaman 565 •  Quarter Hizb 57.25 •  Juz 29 •  Manzil 7 • Makkiyah

اِنَّ لَكُمْ فِيْهِ لَمَا تَخَيَّرُوْنَۚ

Inna lakum fīhi lamā takhayyarūn(a).

Sesungguhnya di dalamnya kamu dapat memilih apa saja yang kamu sukai.

Makna Surat Al-Qalam Ayat 38
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

sehingga menemukan ketentuan bahwa sesungguhnya kamu dapat memilih apa saja yang ada di dalamnya?

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Dalam ayat ini, dinyatakan bahwa pendapat atau jalan pikiran orang-orang kafir itu tidak berdasarkan wahyu dari Allah. Tidak ada satu pun dari kitab Allah yang menerangkan hal yang demikian itu. Ungkapan itu dilontarkan kepada mereka dalam bentuk pertanyaan, “Apakah kamu, hai orang-orang kafir, mempunyai suatu kitab yang diturunkan dari langit, yang kamu terima dari nenek moyangmu kemudian kamu pelajari secara turun-temurun, yang mengandung suatu ketentuan seperti yang kamu katakan itu. Apakah kamu memiliki kitab yang semacam itu yang membolehkan kamu memilih apa yang kamu inginkan sesuai dengan kehendakmu.”

Ayat ini dikemukakan dalam bentuk kalimat tanya. Biasanya kalimat tanya bermaksud untuk menanyakan sesuatu yang tidak diketahui, tetapi kalimat tanya di sini untuk mengingkari dan menyatakan kejelekan suatu perbuatan. Seakan-akan Allah menyatakan kepada orang-orang kafir bahwa tidak ada suatu pun wahyu-Nya yang menyatakan demikian. Ucapan mereka itu adalah ucapan yang mereka ada-adakan dan cara mengada-adakan yang demikian itu adalah cara yang tidak terpuji.

Isi Kandungan Kosakata

1. Tadrusūn تَدْرُسُوْنَ (al-Qalam/68: 37)

Tadrusūn berarti mempelajari atau meneliti sesuatu guna diambil manfaatnya. Dalam konteks ayat ini, tadrusūn adalah membahas dan mendiskusikan kitab suci untuk mengambil informasi dan pesan-pesan yang dikandungnya. Pertanyaan menyangkut adanya kitab suci yang mereka baca dan pelajari merupakan sindiran terhadap orang-orang musyrik Mekah karena seandainya mereka memiliki kitab suci, mereka juga tidak bisa membacanya karena kebanyakan dari mereka buta huruf.

2. Takhayyarūn تَخَيَّرُوْنَ (al-Qalam/68: 38)

Takhayyarūn berasal dari kata al-khair, yaitu segala sesuatu yang diinginkan. Akar katanya adalah “kha-ya-ra” yang artinya menyenangi atau cenderung. Al-Khair adalah lawan dari asy-syar yaitu kejahatan. Dari sini muncul kata khayyara yang berarti memilih. Ayat ini mempertanyakan kepada orang-orang musyrik Mekah apakah mereka memiliki kitab suci yang di dalamnya mereka bisa atau boleh memilih secara sungguh-sungguh apa yang mereka sukai. Juga dijelaskan tentang ganjaran yang diancamkan Allah kepada mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto