جَزَاۤءً وِّفَاقًاۗ
Jazā'aw wifāqā(n).
sebagai pembalasan yang setimpal.
Semua itu Kami sediakan sebagai pembalasan yang setimpal atas perbuatan buruk mereka. Ancaman Allah melalui para rasul-Nya terhadap mereka ketika di dunia benar-benar akan terbukti.
Neraka Jahanam itu disediakan sebagai balasan dari Allah yang setimpal dengan dosa dan pelanggaran yang mereka lakukan di dunia, karena setiap kejahatan dan keburukan akan dibalas dengan kejahatan dan keburukan yang setimpal. Azab yang setimpal itu diberikan karena dosa yang sangat berat yang telah mereka lakukan yaitu mempersekutukan Allah. Mereka dibakar dalam neraka Jahanam dalam waktu yang lama sekali.
1. Mirṣādan مِرْصَادًا (an-Naba’/78: 21)
Mirṣād artinya tempat mengintai/menjebak. Terambil dari kata raṣada artinya “mengintai” atau “menjebak” sasaran. Kata itu adalah isim makān, kata yang menunjukkan tempat pekerjaan, atau pekerjaan itu sendiri sebagaimana disebutkan dalam Surah al-Fajr/89: 14: Inna rabbaka labil-mirṣād (Sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.)
2. Aḥqāban أَحْقَابًا (an-Naba’/78: 23)
Aḥqāb adalah bentuk jamak dari ḥuqub yang artinya masa-masa yang sangat panjang (sehingga tidak diketahui lamanya).















































