اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّاقًاۙ
Illā ḥamīmaw wa gassāqā(n).
selain air yang mendidih dan nanah,
Mereka tidak diberi minuman apa pun selain air yang mendidih yang menghancurkan usus mereka dan nanah yang keluar dari kulit-kulit mereka yang berbau busuk dan menjijikkan.
Selain air yang mendidih yang sampai kepada puncak panas, ada pula nanah yang sangat busuk baunya.
1. Mirṣādan مِرْصَادًا (an-Naba’/78: 21)
Mirṣād artinya tempat mengintai/menjebak. Terambil dari kata raṣada artinya “mengintai” atau “menjebak” sasaran. Kata itu adalah isim makān, kata yang menunjukkan tempat pekerjaan, atau pekerjaan itu sendiri sebagaimana disebutkan dalam Surah al-Fajr/89: 14: Inna rabbaka labil-mirṣād (Sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.)
2. Aḥqāban أَحْقَابًا (an-Naba’/78: 23)
Aḥqāb adalah bentuk jamak dari ḥuqub yang artinya masa-masa yang sangat panjang (sehingga tidak diketahui lamanya).









































