Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 21 - Surat An-Naba' (Berita)
النّبأ
Ayat 21 / 40 •  Surat 78 / 114 •  Halaman 582 •  Quarter Hizb 59 •  Juz 30 •  Manzil 7 • Makkiyah

اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ

Inna jahannama kānat mirṣādā(n).

Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)

Makna Surat An-Naba' Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Demikianlah fenomena hari kiamat yang sangat mencekam. Allah lalu beralih menjelaskan nasib orang kafir di akhirat. Sungguh, neraka Jahanam itu Kami jadikan sebagai tempat mengintai bagi para penjaga yang mengawasi neraka. Tidak ada satu orang kafir pun yang bisa lari dari siksa neraka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sesungguhnya tempat pelaksanaan azab Allah yaitu neraka Jahanam, yang selalu dalam posisi menunggu kedatangan orang-orang kafir untuk disiksa di dalamnya. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarīr dan Ibnu Munżir dari Ḥasan al-Baṣrī, “Tidak seorang pun masuk surga kecuali setelah melalui neraka. Apabila dia sudah melewatinya, selamatlah dia dan jika tidak, dia akan tertahan.”

Isi Kandungan Kosakata

1. Mirṣādan مِرْصَادًا (an-Naba’/78: 21)

Mirṣād artinya tempat mengintai/menjebak. Terambil dari kata raṣada artinya “mengintai” atau “menjebak” sasaran. Kata itu adalah isim makān, kata yang menunjukkan tempat pekerjaan, atau pekerjaan itu sendiri sebagaimana disebutkan dalam Surah al-Fajr/89: 14: Inna rabbaka labil-mirṣād (Sungguh, Tuhanmu benar-benar mengawasi.)

2. Aḥqāban أَحْقَابًا (an-Naba’/78: 23)

Aḥqāb adalah bentuk jamak dari ḥuqub yang artinya masa-masa yang sangat panjang (sehingga tidak diketahui lamanya).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto