فَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلٰغُ الْمُبِيْنُ
Fa in tawallau fa innamā ‘alaikal-balāgul-mubīn(u).
Jika mereka (kaum musyrik) berpaling, sesungguhnya kewajibanmu (Nabi Muhammad) hanyalah (melakukan) penyampaian yang jelas.
Untuk menghibur Nabi Muhammad, Allah melalui ayat ini mengingatkan beliau bahwa tugasnya hanya sekadar menyampaikan dakwah. Allah berfirman, “Maka jika mereka berpaling dari tuntunan-tuntunan yang engkau sampaikan, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu hanyalah menyampaikan amanat Allah dengan terang, dengan segala kemampuanmu, baik melalui lisan maupun keteladanan. Dengan begitu, pembangkangan mereka adalah tanggung jawab mereka sendiri. Engkau tidak akan sedikit pun dituntut bertanggung jawab atas penolakan mereka tersebut.
Sesudah Allah menjelaskan nikmat dan karunia-Nya kepada manusia, maka dalam ayat ini Allah menegaskan kepada Rasul saw bahwa jika orang-orang kafir itu tetap berpaling dari ajaran Rasul dan menolak segala penjelasan dan uraian bukti-bukti kebenaran agama yang disampaikan kepada mereka, hendaklah hal itu tidak menyedihkan beliau dan tidak menimbulkan rasa putus asa dalam jiwanya. Tugas Rasul hanya menyampai-kan dan beliau sudah menunaikannya dengan sempurna yaitu menyampaikan dan menjelaskan syariat agama Islam, cita-citanya, dan hikmah-hikmah yang terkandung dalam syariat itu. Menumbuhkan keimanan dalam jiwa manusia atau membuat orang menjadi mukmin sesungguhnya di luar kemampuan Rasul saw.
Sarābīl سَرَابِيْل (an-Naḥl/16: 81)
Kata sarābīl adalah bentuk jamak dari kata sirbal yang berarti pakaian. Ia terambil dari kata sarbala – yusarbilu – sirbalan yang berarti mengenakan pakaian. Kata sirbal berarti setiap benda yang dijadikan pakaian. Khalifah ‘Uṡman pernah mengatakan, la akhla’u as-sirbal sarbalanihillāhu yang berarti “aku tidak melepas pakaian yang dikenakan Allah Ta‘ala padaku”. Kata pakaian di sini adalah kata ungkapan yang menunjuk kepada arti kekhalifahan. Kata sarābīl dalam ayat ini disebut dua kali. Yang dimaksud dari kata pertama adalah pakaian biasa yang menjaga badan dari panas dan dingin, sedangkan maksud dari kata kedua adalah baju besi yang menjaga badan dari serangan musuh.







































