Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 29 - Surat An-Naḥl (Lebah)
النّحل
Ayat 29 / 128 •  Surat 16 / 114 •  Halaman 270 •  Quarter Hizb 27.5 •  Juz 14 •  Manzil 3 • Makkiyah

فَادْخُلُوْٓا اَبْوَابَ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗفَلَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِيْنَ

Fadkhulū abwāba jahannama khālidīna fīhā, fa labi'sa maṡwal-mutakabbirīn(a).

Maka, masukilah pintu-pintu (neraka) Jahanam. Kamu kekal di dalamnya. Itulah seburuk-buruk tempat (bagi) orang yang menyombongkan diri.

Makna Surat An-Nahl Ayat 29
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka malaikat berkata kepada mereka, “Wahai orang kafir, masukilah pintu-pintu neraka Jahanam yang telah dijanjikan dan disiapkan sebagai tempat kembalimu beserta siksa yang amat pedih di dalamnya. Kamu tinggal dengan kekal di dalamnya. Pasti, neraka Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah swt menegaskan bahwa yang akan mereka terima di akhirat tiada lain hanyalah neraka Jahanam dan merasakan berbagai macam azab. Mereka akan tinggal dalam neraka Jahanam itu selama-lamanya dan menerima azab sesuai dengan berat ringannya dosa yang mereka lakukan. Inilah hukuman yang pantas dan penderitaan yang sesuai bagi orang yang sombong, takabur, dan tidak mau mengikuti pedoman hidup dan petunjuk yang dibawa oleh Rasul.

Allah berfirman:

وَالَّذِ يْنَ كَفَرُوْا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَۚ لَا يُقْضٰى عَلَيْهِمْ فَيَمُوْتُوْا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِّنْ عَذَابِهَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ كُلَّ كَفُوْرٍ ۚ ٣٦ (فاطر)

Dan orang-orang yang kafir, bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dibinasakan hingga mereka mati, dan tidak diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. (Fāṭir/35: 36)

Isi Kandungan Kosakata

Tusyāqqūna تُشَآقُّوْنَ (an-Naḥl/16: 27)

Asalnya dari syaqaqa, dari kata ini muncul arti membelah atau memecah (asy-syiqāq, al-Baqarah/2: 137), pertikaian (asy-syiqāq), saudara kandung (asy-syaqīq, asy-syiqq), pertengkaran dengan mulut karena permusuhan seakan-akan permusuhan itu tidak bisa didamaikan lagi karena masing-masing pihak sudah mengambil posisi berseberangan (al-masyāqah)

Dalam ayat ini, Allah bertanya kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, “Mana sekutu-sekutu Allah yang menyebabkan mereka saling bertikai dan memusuhi Rasul yang mengajak mereka untuk mengesakan Allah?”

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto