وَاَنَّ عَلَيْهِ النَّشْاَةَ الْاُخْرٰىۙ
Wa anna ‘alaihin nasy'atal-ukhrā.
bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati),
Dan dalam kedua suhuf itu juga diterangkan bahwa sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain,
Allah yang menghidupkan manusia sesudah mati untuk membalas orang yang berbuat baik atau jahat sesuai dengan apa yang dikerjakannya.
1. Akdā اَكْدَي (an-Najm/53: 34)
Akdā berasal dari kata kerja kadā-al-kudyatu artinya keras membatu. Akdā berarti kikir yang luar biasa bagaikan batu yang tidak ada yang menetes darinya.
2. Al-Mu'tafikah الْمُؤْتَفِكَة (an-Najm/53: 53)
Al-Mu'tafikah adalah kata jadian dari i'tafaka artinya membalikkan dari benar menjadi salah, dari baik menjadi buruk. Kata dasarnya al-ifku yaitu sesuatu yang berubah keadaannya dari baik menjadi buruk. Kata ini digunakan untuk negeri kaum Lut yang dijungkirbalikkan oleh Allah karena dosa homoseksual mereka.













































