Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 175 - Surat An-Nisā' (Perempuan)
النّساۤء
Ayat 175 / 176 •  Surat 4 / 114 •  Halaman 105 •  Quarter Hizb 11.25 •  Juz 6 •  Manzil 1 • Madaniyah

فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَاعْتَصَمُوْا بِهٖ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِيْ رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍۙ وَّيَهْدِيْهِمْ اِلَيْهِ صِرَاطًا مُّسْتَقِيْمًاۗ

Fa ammal-lażīna āmanū billāhi wa‘taṣamū bihī fa sayudkhiluhum fī raḥmatim minhu wa faḍl(in), wa yahdīhim ilaihi ṣirāṭam mustaqīmā(n).

Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh pada (agama)-Nya, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya (surga) serta menunjukkan mereka jalan yang lurus kepada-Nya.

Makna Surat An-Nisa' Ayat 175
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah menjelaskan bukti kebenaran dan cahaya petunjuk yang diperuntukkan bagi umat manusia, ayat ini menjelaskan sikap manusia dalam menghadapi bukti kebenaran itu. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada tali Allah, yakni tuntunan agama-Nya yang terhimpun di dalam Al-Qur’an, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia yang besar dari-Nya, yaitu surga, dan memberikan kepadanya bermacam-macam karunia, dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam kehidupan di dunia dan kelak di akhirat untuk sampai kepada-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Ayat ini memberikan ketegasan kepada manusia sesudah menyatakan bahwa Muhammad adalah rasul Allah dan Al-Qur’an adalah cahaya dan petunjuk yang diturunkan-Nya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada ajaran Al-Qur’an, akan dimasukkan ke dalam rahmat-Nya yaitu surga dan akan selalu berada dalam lindungan karunia-Nya, suatu rahmat dan karunia yang tak dapat dibayangkan oleh manusia bagaimana besar dan mulianya. Ibnu Abbas berkata yang dimaksud dengan rahmat-Nya di sini ialah surga dan yang dimaksud dengan karunia-Nya ialah karunia yang akan dinikmati oleh penghuninya yang belum pernah dilihat oleh mata dan belum pernah terdengar oleh telinga dan tak terbayangkan dalam pikiran betapa bahagia dan senangnya orang yang dapat menikmatinya. Selain dari itu Allah akan memberinya petunjuk dan hidayah serta taufik-Nya agar ia selalu berada di jalan yang lurus, jalan yang benar yang akan menyampaikan kepada rahmat-Nya yang besar dan lurus itu.

Isi Kandungan Kosakata

Burhān بُرْهَانٌ (an-Nisā/4: 174)

Burhān artinya “dalil” atau “bukti kebenaran yang paling jelas”, diambil dari kata bariha, yabrahu, menjadi putih, sesuatu menjadi putih karena kejelasannya, dari sinilah muncul arti bukti kebenaran. Dalam ayat 174 ini yang dimaksud dengan bukti kebenaran ialah Nabi Muhammad saw dengan mukjizat abadi yang dibawanya yaitu Al-Qur’an. Dengan diutusnya Nabi Muhammad seakan-akan Allah telah menurunkan kepada umat manusia di seluruh dunia cahaya yang terang-benderang sehingga tidak mungkin dapat diingkari kebenarannya. Karena itulah Al-Qur’an laksana cahaya yang terang benderang yang mampu mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada kehidupan yang berkemajuan dan berperadaban tinggi (al-Ḥadīd/57: 9).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto