Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 60 - Surat An-Nisā' (Perempuan)
النّساۤء
Ayat 60 / 176 •  Surat 4 / 114 •  Halaman 88 •  Quarter Hizb 9.5 •  Juz 5 •  Manzil 1 • Madaniyah

اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْنَ يَزْعُمُوْنَ اَنَّهُمْ اٰمَنُوْا بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيْدُوْنَ اَنْ يَّتَحَاكَمُوْٓا اِلَى الطَّاغُوْتِ وَقَدْ اُمِرُوْٓا اَنْ يَّكْفُرُوْا بِهٖ ۗوَيُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّضِلَّهُمْ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا

Alam tara ilal-lażīna yaz‘umūna annahum āmanū bimā unzila ilaika wa mā unzila min qablika yurīdūna ay yataḥākamū ilaṭ-ṭāgūti wa qad umirū ay yakfurū bih(ī), wa yurīdusy-syaiṭānu ay yuḍillahum ḍalālam ba‘īdā(n).

Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman pada apa yang diturunkan kepadamu (Al-Qur’an) dan pada apa yang diturunkan sebelummu? Mereka hendak bertahkim kepada tagut, padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkarinya. Setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sangat jauh.

Makna Surat An-Nisa' Ayat 60
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah menjelaskan bagaimana sikap yang harus diperankan oleh orang-orang beriman, maka ayat berikutnya menjelaskan sifat buruk yang dimiliki oleh orang-orang munafik. Tidakkah engkau, wahai Nabi Muhammad dan kaum muslim, memperhatikan dengan seksama dan cermat, bagaimana orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu, yakni Al-Qur’an, dan juga beriman kepada apa yang diturunkan sebelummu, yakni Taurat, Zabur, dan Injil? Tetapi mereka, orang-orang munafik itu, masih menginginkan ketetapan hukum kepada Tagut, padahal mereka telah diperintahkan oleh Yang Mahakuasa melalui kitab yang diturunkan-Nya, untuk mengingkari Tagut itu. Dan sikap mereka seperti itu telah dipengaruhi oleh setan yang bermaksud menyesatkan mereka dari jalan Allah dengan kesesatan yang sejauh-jauhnya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya, Muhammad saw agar memperhatikan sikap dan tingkah laku orang-orang yang telah mengaku dirinya beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepada Rasulullah saw dan kepada kitab-kitab suci lainnya yang diturunkan kepada nabi dan rasul sebelumnya. Orang-orang yang mengaku beriman ini telah berbuat sesuatu yang berlawanan dengan pengakuan keimanan yang mereka ucapkan. Andaikata mereka benar-benar beriman kepada Muhammad sebagaimana diucapkan dengan mulut mereka, tentu mereka mau bertahkim kepadanya untuk menyelesaikan persengketaan yang terjadi di antara mereka, dan tidak akan mau bertahkim kepada Tagut yaitu orang yang banyak bergelimang dalam kejahatan dan kesesatan. Yang dimaksud dengan Tagut di sini ialah Ka’ab bin al-Asyraf, seorang Yahudi yang selalu memusuhi Nabi Muhammad saw dan kaum Muslimin. Ada yang mengatakan yang dimaksud Tagut di sini ialah Abu Barzah al-Aslami seorang tukang tenung di masa Nabi. Termasuk juga di sini berhala-berhala dan setiap orang yang membuat dan menetapkan hukum secara tidak benar. Demikianlah mereka telah disesatkan oleh setan dengan penyesatan yang sangat jauh.

Isi Kandungan Kosakata

Yataḥākamū يَتَحَاكَمُوْا (an-Nisā’/4: 60)

Taḥākama atau muḥākamah berasal dari lafal ḥakama-ḥukm. Lafal ḥukm arti dasarnya adalah mencegah untuk perbaikan. Seorang hakim dinamakan demikian karena ia bisa mencegah orang lain berbuat zalim. Lafal ḥukm juga berarti pengetahuan dan pemahaman yang mendalam, sebagaimana di dalam firman Allah, “Dan Kami berikan hikmah kepadanya selagi ia masih kanak-kanak” (Maryam/19:12). Makna ini identik dengan makna ḥikmah, yaitu mengetahui hakekat sesuatu dengan pengetahuan yang paling utama. Pemilik ḥikmah disebut ḥakīm atau ḥakam atau hākim. Lafal ḥakīm tidak boleh diterapkan untuk manusia, agar tidak menyamai Allah swt yang di antara sifat-Nya adalah Al-Ḥakīm. Di antara bagian Al-Qur’an disebut muḥkam karena tidak ada perselisihan dan pertentangan mengenai maknanya, seolah-olah telah diketahui dan dipahami secara pasti—lawan dari mutasyābih. Lafal taḥākama atau muḥākamah berarti mengadukan perkara mereka kepada hakim yang keluar dari jalan lurus/pembangkang untuk memutuskan perkara mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto