Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 57 - Surat An-Nūr (Cahaya)
النّور
Ayat 57 / 64 •  Surat 24 / 114 •  Halaman 357 •  Quarter Hizb 36.5 •  Juz 18 •  Manzil 4 • Madaniyah

لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِۚ وَمَأْوٰىهُمُ النَّارُۗ وَلَبِئْسَ الْمَصِيْرُ ࣖ

Lā taḥsabannal-lażīna kafarū mu‘jizīna fil-arḍ(i), wa ma'wāhumun-nār(u), wa labi'sal-maṣīr(u).

Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang kufur itu dapat melemahkan Allah di bumi (sehingga dapat menghindar dari siksa-Nya). Tempat kembali mereka (di akhirat) adalah neraka. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.

Makna Surat An-Nur Ayat 57
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Janganlah engkau mengira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan Allah di bumi, sehingga mereka dapat menghindari dari siksa dan ketetapan-Nya. Ketahuilah bahwa hal itu mustahil terjadi, sedang tempat kembali mereka di akhirat nanti adalah neraka. Dan itulah seburuk-buruknya tempat kembali.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menegaskan kepada Nabi Muhammad bahwa orang-orang kafir itu tidak akan dapat menghindarkan diri dari siksa Allah bila Allah menghendaki kebinasaan mereka atau keruntuhan kekuasaan mereka. Oleh sebab itu janganlah terlalu memperhitungkan kekuatan mereka selama kaum Muslimin tetap memelihara kondisi mereka dengan ketiga syarat yang dikemukakan pada ayat 56. Mereka pasti menemui akibat dari kedurhakaan dan keingkaran mereka baik di dunia maupun di akhirat. Di akhirat mereka akan ditempatkan dalam neraka Jahanam dan itu seburuk-buruk tempat kembali.

Isi Kandungan Kosakata

1. Layastakhlifanna لَيَسْتَخْلِفَ نَّ (an-Nur/24: 55)

Secara etimologis, layastakhlifanna berarti menjadikan khalifah atau penguasa. Dalam konteks ayat di atas, kata ini difirmankan Allah sebagai janji kepada orang-orang yang beriman dan senantiasa mengerjakan kebajikan. Allah berjanji akan menjadikan mereka berkuasa di bumi. Allah juga akan meneguhkan mereka dengan agama yang diridai-Nya.

2. Wa Layumakkinanna وَلَيُمَكِّنَن َّ (an-Nūr/24: 55)

Secara etimologis, layumakkinanna berarti meneguhkan. Dalam konteks ayat di atas, Allah berfirman bahwa Dia akan meneguhkan agama di tangan orang-orang yang beriman dan senantiasa mengerjakan kebaikan. Mereka itulah yang akan berkuasa di bumi.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto