فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).
Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”
Maka ketika anak itu sampai pada usia sanggup berusaha bersamanya, Nabi Ibrahim berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku dalam mimpiku itu diperintah oleh Allah untuk menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dengan penuh kepasrahan kepada Allah dan ketaatan pada ayahnya, dia menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar dalam melaksanakan perintah-Nya.”
Kemudian ayat ini menerangkan ujian yang berat bagi Ibrahim. Allah memerintahkan kepadanya agar menyembelih anak satu-satunya sebagai korban di sisi Allah. Ketika itu, Ismail mendekati masa balig atau remaja, suatu tingkatan umur sewaktu anak dapat membantu pekerjaan orang tuanya. Menurut al-Farrā', usia Ismail pada saat itu 13 tahun. Ibrahim dengan hati yang sedih memberitahukan kepada Ismail tentang perintah Tuhan yang disampaikan kepadanya melalui mimpi. Dia meminta pendapat anaknya mengenai perintah itu. Perintah Tuhan itu berkenaan dengan penyembelihan diri anaknya sendiri, yang merupakan cobaan yang besar bagi orang tua dan anak.
Sesudah mendengarkan perintah Tuhan itu, Ismail dengan segala kerendahan hati berkata kepada ayahnya agar melaksanakan segala apa yang diperintahkan kepadanya. Dia akan taat, rela, dan ikhlas menerima ketentuan Tuhan serta menjunjung tinggi segala perintah-Nya dan pasrah kepada-Nya. Ismail yang masih sangat muda itu mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia tidak akan gentar menghadapi cobaan itu, tidak akan ragu menerima qada dan qadar Tuhan. Dia dengan tabah dan sabar akan menahan derita penyembelihan itu. Sikap Ismail sangat dipuji oleh Allah dalam firman-Nya:
وَاذْكُ ْ فِى الْكِتٰبِ اِسْمٰعِيْلَ ۖاِنَّهٗ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلًا نَّبِيًّا ۚ ٥٤ (مريم)
Dan ceritakanlah (Muhammad), kisah Ismail di dalam Kitab (Al-Qur’an). Dia benar-benar seorang yang benar janjinya, seorang rasul dan nabi. (Maryam/19: 54)
1. Gulām Ḥalīm غُلَامٍ حَلِيْمٍ (aṣ-Ṣāffāt/37: 101)
Gulām terambil dari kata galama-yaglamu-galaman artinya “mulai punya nafsu”. Gulām adalah anak yang sudah mimpi, sudah memasuki usia balig. Ḥalīm terambil dari kata ḥaluma-yaḥlumu-ḥilman yang berarti “santun”. Ḥalīm berarti “yang sangat santun”. Gulām ḥalīm berarti “anak yang sangat santun”. Yang dimaksud adalah Ismail, putera Nabi Ibrahim. Salah satu tanda kesantunannya adalah bahwa ia menerima permintaan ayahnya untuk dikurbankan atas perintah Allah. Akan tetapi, itu hanya sebagai ujian. Karena keikhlasan mereka, Allah menggantinya dengan seekor domba. Dalam Al-Qur’an terdapat pula kata al-ḥulum yang berarti tanda masuk usia balig. Kata itu terambil dari ḥalama-yaḥlumu-ḥulman ‘mimpi’ tanda masuk balig. Misalnya Surah an-Nūr/24: 59, “Maka apabila anak-anak kalian sudah sampai mimpi (balig)…”
2. Tallahū li al-Jabīn تَلَّهُ لِلْجَبِيْنِ (aṣ-Ṣāffāt/37: 103)
Kata yang berasal dari talla-yatallu-tallan ini mempunyai arti “mem-baringkannya di atas lehernya di tempat yang agak tinggi”. Al-Jabīn adalah “pelipis”. Maksudnya adalah bahwa Nabi Ibrahim membaringkan Ismail puteranya di atas tempat yang agak ketinggian. Ia letakkan leher anak itu di atasnya, dan ia baringkan di atas pelipisnya. Anak itu siap untuk disembelih. Waktu itulah Allah memanggil Nabi Ibrahim bahwa ia telah melaksanakan perintah dengan baik,
















































