Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 97 - Surat Asy-Syu‘arā' (Para Penyair)
الشّعراۤء
Ayat 97 / 227 •  Surat 26 / 114 •  Halaman 371 •  Quarter Hizb 37.75 •  Juz 19 •  Manzil 5 • Makkiyah

تَاللّٰهِ اِنْ كُنَّا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ ۙ

Tallāhi in kunnā lafī ḍalālim mubīn(in).

“Demi Allah, sesungguhnya kami dahulu (di dunia) benar-benar dalam kesesatan yang nyata.

Makna Surat Asy-Syu‘ara' Ayat 97
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka berkata, “Demi Allah, sesungguhnya kita dahulu di dunia dalam kesesatan yang nyata dengan memilih jalan kekafiran.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Setelah bertengkar, mereka pun sama-sama menyadari bahwa tiada yang patut disalahkan kecuali diri mereka sendiri. Mereka mengakui bahwa kesesatan mereka sangat parah, yaitu mempersekutukan Allah

Isi Kandungan Kosakata

Kubkibū كُبْكِبُوْا (asy-Syu’arā’/26: 94)

Kata ini disebut hanya sekali dalam Al-Qur’an. Asalnya adalah kubkiba. Pada kata ini berkumpul tiga huruf ba’. Ba’ yang di tengah digantikan huruf kaf, menjadi kubkibu, yang artinya “mereka dilemparkan”. Menurut as-Suddī, dalam hal ini yang dilemparkan ke dalam neraka adalah al-musyrikūn (orang-orang musyrik). Mufassir lain berpendapat bahwa yang dilemparkan adalah benda-benda sembahan orang musyrik waktu mereka menyekutukan Allah di dunia. Mereka itu dilemparkan ke dalam neraka sebagai bahan bakarnya bersama-sama dengan manusia yang menyembahnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto