Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 50 - Surat Asy-Syūrā (Musyawarah)
الشّورٰى
Ayat 50 / 53 •  Surat 42 / 114 •  Halaman 488 •  Quarter Hizb 49.5 •  Juz 25 •  Manzil 6 • Makkiyah

اَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَّاِنَاثًا ۚوَيَجْعَلُ مَنْ يَّشَاۤءُ عَقِيْمًا ۗاِنَّهٗ عَلِيْمٌ قَدِيْرٌ

Au yuzawwijuhum żukrānaw wa ināṡā(n), wa yaj‘alu may yasyā'u ‘aqīmā(n), innahū ‘alīmun qadīr(un).

atau Dia menganugerahkan (keturunan) laki-laki dan perempuan, serta menjadikan mandul siapa saja yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.

Makna Surat Asy-Syura Ayat 50
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Atau, Dia mengkombinasikan mereka, yakni menggabungkan anak-anak itu, ada anak-anak berjenis laki-laki dan ada pula yang berjenis perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki mandul. Dia Maha Mengetahui segala hal yang terkait dengan persoalan-persoalan di atas, dan Mahakuasa atas segala sesuatu yang dikehendaki-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi, memiliki, berkuasa dan berbuat sekehendak-Nya terhadap apa yang ada di langit dan di bumi. Apa saja yang Dia kehendaki pasti terwujud dan menjadi kenyataan, dan apa yang tidak Dia kehendaki tidak terwujud. Dia memberikan nikmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Tidak seorang pun dapat menghalangi apa yang dikehendaki-Nya tidak seorang pun dapat memberikan nikmat kepada siapa yang tidak dikehendaki-Nya. Dia-lah yang menciptakan segala sesuatu menurut kehendak-Nya. Dia-lah yang memberikan keturunan anak perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, memberikan keturunan anak laki-laki kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberikan keturunan anak laki-laki dan perempuan, dan ada pula yang dijadikannya mandul, tidak memiliki keturunan, semua itu ada hikmahnya.

Semuanya itu menunjukkan ke-Mahakuasaan Allah yang tidak seorang pun dapat menentang-Nya. Dia berbuat sekehendak-Nya sesuai dengan kodrat-Nya dan tidak seorang pun yang sanggup merintangi-Nya atau turut membantu mengatur keinginan-Nya.

Ayat ini ditutup dengan satu ketegasan, bahwa Allah Maha Mengetahui siapa-siapa yang layak dan berhak dianugerahi tiap-tiap macam karunia tersebut di atas. Dia Mahakuasa menciptakan apa yang dikehendaki dan berbuat sekehendak-Nya menurut kebijaksanaan dan ilmu-Nya.

Isi Kandungan Kosakata

‘Aqīma عَقِيْماً (asy-Syūrā/42: 50)

‘Aqīma adalah kata sifat yang menyerupai isim fā‘il, seperti ḍa‘īf (lemah), qalīl (sedikit), ḍa'īl (rendah, hina).‘Aqīma berasal dari fi‘il ‘aqama/‘aqima-ya‘qimu- ‘uqman-‘aqaman artinya mandul atau tidak subur. Pada ayat 50 lafalnya ‘aqīman dalam posisi manṣūb karena berkedudukan sebagai maf‘ūl bih yaitu obyek. Pada ayat tersebut ‘aqīman menjadi maf‘ūl ṡāni (obyek kedua), sedangkan maf‘ūl awwal (obyek pertama) adalah man yaitu seseorang. Kalimat pada ayat tersebut yaitu: wayaj‘alu man yasyā'u ‘aqīman artinya: dan Dia (Allah) menjadikan seseorang yang dikehendaki menjadi mandul. Maksudnya yaitu Allah Mahakuasa menciptakan langit, bumi dan segala isinya, dan menjadikan manusia berpasang-pasangan ada laki-laki dan ada perempuan, tetapi Allah dapat juga menjadikan seseorang mejadi mandul, tidak punya anak dan keturunan.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto