Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 15 - Surat At-Taubah (Pengampunan)
التّوبة
Ayat 15 / 129 •  Surat 9 / 114 •  Halaman 189 •  Quarter Hizb 19.5 •  Juz 10 •  Manzil 2 • Madaniyah

وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوْبِهِمْۗ وَيَتُوْبُ اللّٰهُ عَلٰى مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Wa yużhib gaiẓa qulūbihim, wa yatūbullāhu ‘alā may yasyā'(u), wallāhu ‘alīmun ḥakīm(un).

dan menghilangkan kemarahan (dari) hati mereka (orang-orang mukmin). Allah menerima tobat siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Makna Surat At-Taubah Ayat 15
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan, selain itu, Dia menghilangkan kemarahan hati mereka, orang-orang mukmin, yang disebabkan penyiksaan yang begitu kejam terhadap mereka sejak di Mekah. Namun begitu, jika mereka bertobat, maka akan diterima tobatnya dan mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kalian. Demikian ini, karena Allah menerima tobat orang yang Dia kehendaki jika memang secara tulus bertobat kepada-Nya. Allah Maha Mengetahui segala urusan hamba-hamba-Nya, Mahabijaksana atas segala ketentuan syariat dan kebijakan-Nya.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kekalahan kaum musyrikin itu akan melegakan hati dan menghilangkan kesedihan orang-orang mukmin yang banyak menderita siksaan dan penganiayaan dari kaum musyrik selama ini, karena mereka tidak mampu membela diri di Mekah dan tidak mampu pindah ke Medinah atau ke tempat lain yang aman.

Selanjutnya pada akhir ayat ini diterangkan bahwa Allah menerima tobat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan Allah Maha Mengetahui dan Mahabijaksana. Ayat ini memberi isyarat bahwa kaum musyrikin banyak yang telah bertobat dan Allah telah menerima tobat mereka. Mereka menjadi orang-orang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan pembela agama Islam yang tangguh. Allah yang Maha Mengatur hamba-Nya dan mengatur kepentingan perkembangan agama-Nya di kemudian hari.

Isi Kandungan Kosakata

Aimān ﺃَيْمَاﻥ (at-Taubah/9: 13)

Lafal aimān (ﺃﻳﻤﺎﻥ) adalah kata benda bentuk jamak dari yamīn (ﻳﻤﻴﻦ). Lafal yamīn ini memang mempunyai banyak arti yaitu: sebelah kanan, sumpah, kekuasaan, dan kedudukan yang baik. Dalam ayat 13 ini, aimānahum (ﺃﻳﻤﺎﻧﻬﻢ) artinya sumpah mereka atau janji mereka, yaitu janji orang-orang musyrik Mekah yang telah mereka rusak sendiri seperti mereka melanggar perjanjian Hudaibiyah dengan kaum Muslimin untuk tidak saling menyerang selama 10 tahun. Mereka juga telah mengusir orang-orang Islam dari Mekah sehingga Nabi dan kaum Muslimin melaksanakan hijrah ke Medinah. Kemudian berkali-kali mereka menyerang Medinah sehingga terjadi Perang Badar pada tahun 2 H, Perang Uhud pada tahun 3 H, dan Perang Khandak pada tahun 5 H. Kemudian perjanjian Hudaibiyah yang diadakan pada tahun 7 H, itu pun mereka langgar juga. Maka Allah menggalakkan semangat kaum Muslimin untuk sungguh-sungguh melawan mereka, sehingga akhirnya pada tahun 8 H. Mekah dapat dikuasai orang Islam di bawah pimpinan Nabi Muhammad pada peristiwa yang disebut Fatḥ Makkah.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto