Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 47 - Surat Aṭ-Ṭūr (Gunung)
الطّور
Ayat 47 / 49 •  Surat 52 / 114 •  Halaman 525 •  Quarter Hizb 53.25 •  Juz 27 •  Manzil 7 • Makkiyah

وَاِنَّ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا عَذَابًا دُوْنَ ذٰلِكَ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ

Wa inna lil-lażīna ẓalamū ‘ażāban dūna żālika wa lākinna akṡarahum lā ya‘lamūn(a).

Sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim ada azab selain itu, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

Makna Surat At-Tur Ayat 47
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Azab yang dikemukakan pada ayat sebelumnya diberikan kepada orang yang ingkar, dan sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain, masih ada azab selain yang sudah disebutkan itu. Tetapi, sayangnya kebanyakan di antara mereka tidak mengetahui.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah swt menjelaskan bahwa orang-orang kafir yang menganiaya diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan mereka, akan mendapatkan azab yang pedih di akhirat. Di samping itu di dunia pun mereka memperoleh azab berupa kelaparan selama tujuh tahun sebelum terjadinya Perang Badar, dan kekalahan besar pada perang tersebut.

Namun, kebanyakan mereka tidak mengetahui bahwasanya Allah akan menimpakan azab-Nya kepada mereka baik di dunia maupun di akhirat. Dalam ayat yang lain yang sama artinya, Allah berfirman:

وَلَنُذِ يْقَنَّهُمْ مِّنَ الْعَذَابِ الْاَدْنٰى دُوْنَ الْعَذَابِ الْاَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Da n pasti Kami timpakan kepada mereka sebagian siksa yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (as-Sajdah/32: 21)

Isi Kandungan Kosakata

Saḥābun-Markūm سَحَابٌ مَرْكُوْمٌ (aṭ-Ṭur/52: 44).

Ungkapan saḥābun-markūm terdiri dari dua kata, saḥāb dan markūm. Yang pertama mauṣuf (yang disifati), dan yang kedua, markūm, adalah sifat yang artinya “terhimpun” atau bertumpuk. Saḥābun-markūm berarti “awan yang terhimpun dan menumpuk.” Orang kafir, kalau mereka melihat hujan deras turun dari langit, hanya berkomentar: itu merupakan bagian dari awan yang lebat di langit. Kejadian itu tidak membuat mereka surut dari kekafiran. Ini menggambarkan betapa keras keingkaran mereka, meskipun kejadian berupa turunnya air hujan dari langit bukankah sekadar kejadian alami semata, tetapi terjadi karena kekuasaan Allah swt.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto