وَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ ۙ
Wal-kitābil-mubīn(i).
Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas,
Demi al-kitab, demikian Allah bersumpah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, yaitu Al-Quran yang nyata bersumber dari Allah, nyata ke istimewaannya, dan nyata uraian-uraiannya sehingga menjadi petunjuk bagi manusia.
Allah bersumpah, demi Kitab Suci Al-Qur’an yang menerangkan petunjuk dan hidayah, dan penjelasan hal-hal yang diperlukan manusia di dunia dan di akhirat untuk mencapai kebahagiaan. Barang siapa mengikuti petunjuk-petunjuk yang telah digariskan di dalam Al-Qur’an, dia akan beruntung dan selamat, dan barang siapa yang menyimpang daripadanya, maka dia akan merugi dan sesat dari jalan yang benar.
Baṭsyan بَطْشاً (az-Zukhruf/43: 8)
Baṭsyan artinya “memperlakukan dengan keras”, yang diterjemahkan dengan “memukul”, “menyiksa”, seperti dalam ayat: wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn yang artinya, “Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa bagai orang-orang kejam dan bengis.” Kata ini juga terdapat antara lain dalam Surah az-Zukhruf/43:8.
Maka telah kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya dari mereka itu (musyrikin Mekah) dan telah berlalu perumpamaan umat-umat masa dahulu. Ayat ini memperingatkan kaum kafir Mekah bahwa mereka dapat saja dihancurkan oleh Allah sebagaimana Dia telah menghancurkan beberapa umat terdahulu, padahal mereka lebih kuat.













































