اِنَّا جَعَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَۚ
Innā ja‘alnāhu qur'ānan ‘arabiyyal la‘allakum ta‘qilūn(a).
sesungguhnya Kami menjadikannya sebagai Al-Qur’an yang berbahasa Arab agar kamu mengerti
Sesungguhnya Kami menjadikannya, yaitu kitab yang nyata itu, sebagai Al-Qur’an, yaitu bacaan dalam bahasa Arab agar kamu mengerti pesan-pesannya dengan menggunakan akalmu.
Allah menerangkan bahwa Dia telah menjadikan Al-Qur’an dalam bahasa Arab bukan dalam bahasa ‘Ajam (bahasa-bahasa asing) karena yang akan diberi peringatan pertama kali adalah orang-orang Arab agar mereka mudah memahami pelajaran dan nasihat-nasihat yang terkandung di dalamnya, dan dengan mudah mereka dapat memikirkan arti dan maknanya. Dia tidak menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa ‘Ajam agar tidak ada alasan bagi mereka untuk mengatakan bagaimana mereka dapat memahami isi Al-Qur’an karena bahasanya bukan bahasa Arab, bahasa kami, sebagaimana firman Allah:
وَلَوْ جَعَلْنٰهُ قُرْاٰنًا اَعْجَمِيًّا لَّقَالُوْا لَوْلَا فُصِّلَتْ اٰيٰتُهٗ ۗ ءَاَ۬عْجَمِيٌّ وَّعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا هُدًى وَّشِفَاۤءٌ
Dan sekiranya Al-Qur’an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” Apakah patut (Al-Qur’an) dalam bahasa selain bahasa Arab sedang (rasul), orang Arab? Katakanlah, “Al-Qur’an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. (Fuṣṣilat/41: 44)
Baṭsyan بَطْشاً (az-Zukhruf/43: 8)
Baṭsyan artinya “memperlakukan dengan keras”, yang diterjemahkan dengan “memukul”, “menyiksa”, seperti dalam ayat: wa iżā baṭasytum baṭasytum jabbārīn yang artinya, “Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa bagai orang-orang kejam dan bengis.” Kata ini juga terdapat antara lain dalam Surah az-Zukhruf/43:8.
Maka telah kami binasakan orang-orang yang lebih besar kekuatannya dari mereka itu (musyrikin Mekah) dan telah berlalu perumpamaan umat-umat masa dahulu. Ayat ini memperingatkan kaum kafir Mekah bahwa mereka dapat saja dihancurkan oleh Allah sebagaimana Dia telah menghancurkan beberapa umat terdahulu, padahal mereka lebih kuat.











































