Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 15 - Surat Az-Zumar (Rombongan)
الزّمر
Ayat 15 / 75 •  Surat 39 / 114 •  Halaman 460 •  Quarter Hizb 46.75 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

فَاعْبُدُوْا مَا شِئْتُمْ مِّنْ دُوْنِهٖۗ قُلْ اِنَّ الْخٰسِرِيْنَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَاَهْلِيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ اَلَا ذٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِيْنُ

Fa‘budū mā syi'tum min dūnih(ī), qul innal-khāsirīnal-lażīna khasirū anfusahum wa ahlīhim yaumal-qiyāmah(ti), alā żālika huwal-khusrānul-mubīn(u).

Maka, sembahlah sesukamu selain Dia (wahai orang-orang musyrik!)660) Katakanlah, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat.” Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

Makna Surat Az-Zumar Ayat 15
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Wahai manusia, jika kamu enggan mengikuti ajakanku untuk menyembah Allah dan lebih memilih jalan kekafiran dan kemusyrikan, maka sembahlah selain Dia sesukamu!” Katakanlah, wahai Nabi, kepada mereka, “Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya karena melakukan perbuatan yang menjerumuskan mereka ke dalam azab dan siksa pada hari Kiamat.” Ingatlah! Kerugian orang kafir yang demikian itu adalah kerugian yang nyata karena hanya azab kekal di neraka yang akan mereka terima di akhirat nanti.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah memerintahkan Rasul-Nya agar membiarkan kaum musyrik Mekah menyembah patung-patung itu menurut kehendak mereka. Mereka telah diberi peringatan berulang-ulang dan diberi bimbingan berkali-kali. Akan tetapi, mereka masih tetap juga pada pendirian mereka mengikuti jejak nenek moyang mereka yang hanya berdasarkan dugaan-dugaan yang jauh dari kebenaran.

Sebagai penegasan yang terakhir, Rasulullah diperintahkan untuk menyatakan kepada mereka bahwa orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri. Berarti apabila mereka nanti diberi pembalasan dengan azab yang dahsyat, tiada lain penderitaan itu karena perbuatan mereka sendiri. Kerugian dan penderitaan itu tidak hanya menimpa mereka, tetapi juga menimpa keluarga mereka yang sependirian dengan mereka.

Pada penghujung ayat ini, Allah menandaskan bahwa kerugian dan penderitaan serupa itu adalah kerugian dan penderitaan yang nyata, karena tidak ada kerugian dan penderitaan yang lebih dahsyat daripada kerugian yang mereka derita di hari kiamat.

Isi Kandungan Kosakata

Ẓulal ظُلَلٌ (az-Zumar/39: 16)

Bentuk jamak dari ẓullah. Sementara kata aẓ-ẓill jamaknya aẓlāl, ẓilāl dan ẓulūl. Aẓ-ẓill artinya sesuatu yang menaungi. Pada asalnya kata aẓ-ẓillālah kegelapan yang timbul karena adanya sesuatu yang menghalangi dari pancaran cahaya. Jika seseorang berteduh di bawah pohon dari sengatan matahari berarti sisi gelap dari pemandangan tersebut dinamakan “aẓ-ẓill”. Sedangkan kata “aẓ-ẓullah” adalah sesuatu yang dipakai untuk bernaung. Biasa digunakan untuk hal hal yang jelek. Ayat ini menggambarkan bahwa penghuni neraka akan dikepung oleh api dari semua arah. Yang memayungi mereka adalah api, di bawah mereka juga api yang berlapis-lapis.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto