
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
You always go to the parties
To pluck the feathers off all the birds
On your knees
I would not beg you please
Makna lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang menghadapi perilaku manipulatif dan meru... tampilkan semua
I want your picture but not your words
You know they′d want it, but there's no first
On your own
You cannot call it your home
Makna lirik lagu ini mencerminkan kerinduan untuk mendapatkan sisi visual atau penampilan ... tampilkan semua
We always rub our hands too much
We know the reasons, but such and such
On your own
You will not catch your own bone
Makna lirik lagu ini mengisyaratkan tentang perilaku manusia yang sering kali terjebak dal... tampilkan semua
We run our fingers together
You know it′s easy, the devil's plan
On your own
You cannot call me your own
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kerinduan dan kerentanan dalam sebuah hubungan... tampilkan semua
Jack of all trades
Master of none
Cry all the time
'Cause I′m not having fun
Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan seseorang yang merasa terjebak dalam rutinitas ... tampilkan semua
You always want to be forgiven
The devil does what you ask of him
On your knees
You cannot, you are not for free
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan batin seseorang yang terjebak dalam perminta... tampilkan semua
Untuk mencabut bulu semua burung
Berlutut
Aku tidak akan memohon padamu tolong
Aku ingin gambarmu tapi bukan kata-katamu
Kamu tahu mereka men... tampilkan semua
Lagu "Master of None" oleh Beach House menggambarkan tema yang kompleks tentang pencarian identitas dan hubungan. Melalui lirik yang puitis, kita diajak untuk merenungkan tentang makna kebebasan, penyesalan, dan perjuangan dalam mencari makna diri.
Pesta dan Kontradiksi
Diawali dengan penggambaran tentang pergi ke pesta, lirik "You always go to the parties to pluck the feathers off all the birds" menciptakan citra yang tajam. Menggunakan metafora, kita melihat seseorang yang hanya datang untuk mengambil keuntungan dari orang lain, menyingkirkan keindahan (atau 'bulu') mereka. Frasa "On your knees" menunjukkan ketidakberdayaan, sekaligus mengimplikasikan permintaan yang rendah hati namun berujung pada penolakan: "I would not beg you please".
Mencari Identitas
Salah satu pesan sentral dari lagu ini adalah tentang pencarian identitas. Lirik "On your own, you cannot call it your home" menunjukkan rasa keterasingan. Meskipun individu mungkin merasa mandiri, ada pengakuan bahwa tanpa ikatan emosional, ada kekosongan. Ini diperkuat dengan "We always rub our hands too much, we know the reasons, but such and such", yang menggambarkan rasa cemas atau tidak puas dengan keadaan mereka saat ini.
Hubungan yang Rumit
Dalam konteks hubungan, lirik "You know it's easy, the devil's plan" menyiratkan bahwa kegagalan dalam hubungan sering kali mudah terjadi dan bahwa kita mungkin terjebak dalam permainan yang tidak sehat. Ini mungkin merujuk pada dinamika pengampunan yang terus menerus, di mana satu pihak selalu menginginkan pengampunan sambil berulang kali berbuat kesalahan.
Kontradiksi dalam Diri
Di bagian lirik "Jack of all trades, master of none", kami diperkenalkan kepada tema tentang ketidakpastian dan kegagalan untuk menemukan tujuan yang jelas. Ini menggambarkan individu yang mencoba banyak hal tetapi tidak menguasai satupun, memicu perasaan frustrasi yang terlihat dari lirik "Cry all the time 'cause I'm not having fun". Ada kerinduan untuk menemukan kepuasan yang hilang, sebuah keresahan yang mengantar kita kembali ke tema pencarian identitas.
Perenungan Terakhir
Lagu ini berakhir dengan kesadaran bahwa dalam ketidakberdayaan itu, ada keengganan untuk merelakan. "You cannot, you are not for free" menjadi penekanan bahwa kita tidak bisa berharap mendapatkan sesuatu tanpa usaha yang layak, sekaligus juga mungkin menyoroti bahwa setiap hubungan memiliki kekuatan dan biaya tersendiri.
Secara keseluruhan, "Master of None" adalah refleksi mendalam tentang kompleksitas hubungan dan pencarian diri yang tampaknya tak berujung. Beach House melalui lirik ini berhasil menyentuh tema universal yang relevan dengan banyak orang, memperlihatkan betapa pentingnya memahami diri sendiri dan hubungan kita dengan orang lain.


































