
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
This is Dasha
This is a song that I wrote
It′s very pretty
I thought I had it all but now I don't
Yeah, yeah, yeah, yeah
I didn′t know what to say
Maybe I'm just going crazy
Thought I would be the rest for you and I
Maybe I should start being a private eye
I thought I had it all but now I don't
Makna lirik lagu ini menggambarkan perasaan kehilangan dan kebingungan yang dialami oleh p... tampilkan semua
End of final message
Maaf, saya memerlukan lirik lengkap dari lagu tersebut agar dapat memberikan penjelasan ya... tampilkan semua
Ini adalah lagu yang aku tulis
Ini sangat indah
Aku pikir aku sudah memiliki semuanya, tapi sekarang aku tidak
Ya, ya, ya, ya
Aku tidak tahu harus berkata apa
... tampilkan semua
Lagu "This Is A Song That I Wrote" oleh Dasha menghadirkan sebuah narasi yang penuh emosi dan kejujuran melalui liriknya yang sederhana namun mendalam. Lagu ini tampaknya menjadi sebuah pernyataan pribadi yang jujur tentang perasaan dan konflik batin sang pembuat lagu.
Makna dan Pesan di Balik Lirik
Dimulai dengan pengakuan langsung, "This is Dasha," lagu ini memposisikan dirinya sebagai karya personal dari sang penulis. Kalimat "This is a song that I wrote" menunjukkan bahwa lagu ini adalah ungkapan perasaan dan pengalaman sendiri, sehingga memberikan kesan autentik dan intim.
Saat menyatakan "It′s very pretty," terdapat nuansa percaya diri sekaligus penilaian terhadap kualitas karya tersebut. Namun, di balik ungkapan ini, tersirat suatu keraguan ketika sang penulis mengakui, "I thought I had it all but now I don't." Kalimat ini menggambarkan perubahan perasaan dari keyakinan menuju ketidakpastian, menunjukkan bahwa jalan hidup atau hubungan yang sempat diyakini sempurna kini terasa goyah.
Konflik dan Keprihatinan
Unsur ketidakpastian semakin kuat dengan baris "I didn′t know what to say," yang menyiratkan kebingungan atau kehabisan kata-kata dalam menghadapi situasi sulit. Kemudian, ungkapan "Maybe I’m just going crazy" memperlihatkan adanya tekanan emosional yang mungkin dirasakan, seolah-olah sang penulis merasa berada di ambang batas kestabilan mental.
Bagian yang paling menyentuh adalah ketika dia menyatakan, "Thought I would be the rest for you and I," yang mengindikasikan harapan terhadap hubungan atau situasi tertentu, namun harapan tersebut rupanya tidak terpenuhi. Kalimat ini menunjukkan kekecewaan dan rasa kehilangan akan sesuatu yang dulu diyakini akan membawa kestabilan atau kebahagiaan.
Refleksi dan Keputusan Akhir
Instruksi "Maybe I should start being a private eye" bisa diartikan sebagai dorongan untuk melakukan introspeksi atau menyelidiki diri sendiri guna memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ini menunjukkan sebuah langkah untuk mencari jawaban di tengah kebingungan dan rasa kehilangan.
Akhir dari lagu ditandai dengan pengulangan frase "I thought I had it all but now I don't" dan "End of final message," yang memberi kesan penutupan yang tegas, seperti sebuah pengakuan bahwa proses pencarian makna dan kedamaian sedang berlangsung, bahkan jika harus mengakhiri hubungan atau fase tertentu dalam hidup.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, lagu ini menjadi cerminan kejujuran mengenai perjalanan emosional seseorang yang pernah merasa optimis namun harus menghadapi kenyataan yang berbeda. Melalui liriknya yang lugas dan penuh perasaan, dasha mampu menyampaikan pesan tentang kerentanan, pencarian makna, dan keberanian untuk mengungkapkan perasaan terdalam, menjadikannya karya yang relatable bagi banyak orang yang sedang mengalami momen serupa dalam hidup mereka.
- 1Dirty3:37
- 2Nervous2:42
- 3Love Me Till August3:04
- 4Make A Scene3:07
- 5Drunk In The Uber (voice memo)2:50
- 67 Minutes in Heaven3:10
- 7You Said2:45
- 8Wish That You Were Here3:36
- 9FUCK YOU2:28
- 10Dramatic2:48
- 11162:32
- 12This Is A Song That I Wrote0:52
- 13Vegas2:57
- 14Eyeliner2:29
- 15When I'm Naked3:13
- 16Olivia3:20
- 17Blonde4:55























