Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 27 - Surat Fuṣṣilat (Dijelaskan)
فصّلت
Ayat 27 / 54 •  Surat 41 / 114 •  Halaman 479 •  Quarter Hizb 48.75 •  Juz 24 •  Manzil 6 • Makkiyah

فَلَنُذِيْقَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا عَذَابًا شَدِيْدًاۙ وَّلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَسْوَاَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

Fa lanużīqannal-lażīna kafarū ‘ażāban syadīdā(n), wa lanajziyannahum aswa'al-lażī kānū ya‘malūn(a).

Sungguh, Kami pasti akan menimpakan azab yang keras kepada orang-orang yang kufur itu dan sungguh, Kami pasti akan membalas mereka dengan seburuk-buruk balasan (atas) apa yang telah mereka kerjakan.

Makna Surat Fussilat Ayat 27
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Menanggapi saran para pendurhaka itu kepada teman-temannya agar membuat kegaduhan ketika Al-Qur’an sedang dibacakan, maka Allah akan menimpakan azab kepada mereka. Firman Allah, “Maka sungguh, akan segera Kami timpakan azab yang keras serta siksa yang pedih kepada orang-orang yang kafir itu, dan di samping itu sungguh akan Kami beri balasan kepada mereka dengan seburuk-buruk balasan di akhirat nanti terhadap apa yang telah mereka kerjakan di dunia.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Pada ayat ini, Allah mengancam orang-orang kafir dengan azab yang pedih dengan mengatakan, “Kami benar-benar akan merasakan kepada orang-orang kafir itu azab yang tidak dapat digambarkan kedahsyatannya dan Kami akan membalas semua perbuatan dosa dan larangan yang telah mereka lakukan. Kami tidak akan memberi pahala semua perbuatan baik yang telah mereka kerjakan, karena semua perbuatan baik seperti menghubungkan silaturrahim, menolong orang sengsara, mengerjakan perbuatan baik dan sebagainya, telah dihapus oleh kekafiran mereka. Tidak ada satu pun yang dapat mereka harapkan dari perbuatan baik itu selain dari amal yang buruk.”

Isi Kandungan Kosakata

Qayyaḍnā قَيَّضْنَا (Fuṣṣilat/41: 25)

Kata ini diterjemahkan dengan beberapa pengertian antara lain: Kami telah tetapkan, Kami utus, Kami pasrahkan, Kami berikan peluang, Kami membikin penyebab, kami persiapkan dan lain sebagainya. Akar katanya adalah (qaf-ya’-ḍaḍ). Al-Qayḍ artinya kulit telur yang ada di luar dan kering. Sebagaimana diketahui bahwa kulit telur sebelah luar betul-betul telah mencengkeram isi telur yang ada di bawahnya dari semua sudut. Dari pengertian ini maka arti sepotong ayat di atas ialah bahwa Allah telah memberikan peluang, atau menetapkan bagi orang-orang kafir, qurana’ (teman-teman) yang menjadikan mereka memandang bagus pekerjaan yang buruk. Pemberian peluang atau kesempatan tersebut sangat luas sehingga qurana’ tadi mempunyai keleluasaan yang begitu luas sehingga bisa menguasai dan mencengkeram orang kafir tersebut, sebagaimana kulit telur menguasai telur yang ada di dalamnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto