وَقِهِمُ السَّيِّاٰتِۗ وَمَنْ تَقِ السَّيِّاٰتِ يَوْمَىِٕذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهٗ ۗوَذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ࣖ
Wa qihimus-sayyi'āt(i), wa man taqis-sayyi'āti yauma'iżin faqad raḥimtah(ū), wa żālika huwal-fauzul-‘aẓīm(u).
Lindungilah mereka dari keburukan. Siapa yang Engkau lindungi dari keburukan pada hari itu, sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat kepadanya. Itulah kemenangan yang agung.”
Permohonan para malaikat selanjutnya, “Dan ya Allah Tuhan kami Yang Maha Pemurah, peliharalah mereka dari bencana kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara mereka dari bencana kejahatan pada hari itu, maka sungguh, Engkau telah menganugerahkan rahmat yang sangat luas kepadanya dan demikian itulah curahan rahmat kemenangan yang teramat agung.”
Ayat ini masih menerangkan doa malaikat selanjutnya bagi orang-orang mukmin.
Kelima, para malaikat tidak saja memintakan ampun bagi orang-orang mukmin dari dosa-dosa mereka sesudah tobat, tetapi juga dosa-dosa dan balasan amal jahat yang mereka kerjakan sebelum mereka bertobat supaya dihapuskan dan tidak diazab karenanya. Orang-orang yang dimaafkan, diampuni, dan dihapuskan balasan kejahatannya di dunia ini, berarti mereka telah mendapat karunia dari Allah dan dibebaskan dari azab dan siksa-Nya di hari Kiamat. Hal yang demikian itu merupakan suatu kemenangan yang amat besar karena dengan amal baik yang tidak seberapa itu, ia memperoleh nikmat dan karunia yang berkepanjangan tiada putus-putusnya.
Jannāt ‘Adn جَنَّاتِ عَدْنٍ (Gāfir/40: 8)
Jannāt adalah bentuk jamak (plural) dari jannah. Akar katanya adalah (Jim-Nun-Nun) artinya adalah tertutup. Jannah adalah kebun yang rindang karena menutupi orang yang ada di dalamnya, jin dikatakan demikian karena makhluk ini tidak kelihatan (tertutup) dari mata manusia. Sedangkan kata ‘Adn berarti tempat menetap. Dengan demikian maka ungkapan Jannātu ‘Adn adalah taman perkebunan di surga tempat orang-orang saleh menetap. Sudah tentu di dalamnya penuh dengan sarana yang memungkinkan manusia menetap. Di dalamnya ada segala macam kepuasan yang akan dirasakan manusia baik lahir maupun batin.


































