Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 21 - Surat Hūd (Hud)
هود
Ayat 21 / 123 •  Surat 11 / 114 •  Halaman 224 •  Quarter Hizb 23 •  Juz 12 •  Manzil 3 • Makkiyah

اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ

Ulā'ikal-lażīna khasirū anfusahum wa ḍalla ‘anhum mā kānū yaftarūn(a).

Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri dan lenyaplah dari mereka sesuatu (sesembahan) yang selalu mereka ada-adakan.

Makna Surat Hud Ayat 21
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Mereka (orang kafir) itulah orang yang merugikan dirinya sendiri karena membuat-buat kedustaan, menukar petunjuk dengan kesesatan, dan menjadikan berhala sebagai tuhan. Dan akibat perbuatan yang mereka lakukan, lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan, yaitu anggapan bahwa berhala dapat memberikan pertolongan bagi mereka.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sesudah itu Allah swt menjelaskan bahwa mereka yang mempunyai sifat seperti itu adalah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Mereka disingkirkan dari rahmat Allah, karena membuat-buat dusta, menukar petunjuk dengan kesesatan, dan menyembah berhala, yang sama sekali tidak dapat memberi mudarat atau manfaat, sehingga hilang lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka harap-harapkan.

Allah berfirman:

وَمَنْ يَّهْدِ اللّٰهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِۚ وَمَنْ يُّضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِهٖۗ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَلٰى وُجُوْهِهِمْ عُمْيًا وَّبُكْمًا وَّصُمًّاۗ مَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُۗ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنٰهُمْ سَعِيْرًا ٩٧ (الاسراۤء)

Dan barang siapa diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang mendapat petunjuk, dan barang siapa Dia sesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan penolong-penolong bagi mereka selain Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari Kiamat dengan wajah tersungkur, dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Setiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka. (al-Isrā’/17: 97)

Isi Kandungan Kosakata

La’nah لَعْنَة (Hūd/11: 18)

Terambil dari kata la’n yang berarti “terusir dan tersisihkan karena dimurkai” Allah. Laknat di dunia dalam bentuk tidak memperoleh kasih Allah dan di akhirat dalam bentuk hukuman di neraka, misalnya, la’nah Allah ‘alaẓ-ẓālimīn (laknat Allah atas orang yang zalim) (Hūd/11: 18). Bila ucapan laknat itu dari manusia, artinya adalah doa. Misalnya, wa yal’anuhum al-lā’inūn (para pelaknat melaknati mereka) (al-Baqarah/2: 159), yaitu mendoakan mereka agar mendapat kutukan dari Allah. Mereka adalah orang-orang di antara Ahl al-Kitab yang menyembunyikan kebenaran firman Allah yang ada pada mereka.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto