Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 48 - Surat Maryam (Maryam)
مريم
Ayat 48 / 98 •  Surat 19 / 114 •  Halaman 308 •  Quarter Hizb 31.5 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَاَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَاَدْعُوْا رَبِّيْۖ عَسٰٓى اَلَّآ اَكُوْنَ بِدُعَاۤءِ رَبِّيْ شَقِيًّا

Wa a‘tazilukum wa mā tad‘ūna min dūnillāhi wa ad‘ū rabbī, ‘asā allā akūna bidu‘ā'i rabbī syaqiyyā(n).

Aku akan menjauh darimu dan apa yang engkau sembah selain Allah. Aku akan berdoa kepada Tuhanku semoga aku tidak kecewa dengan doaku kepada Tuhanku.”

Makna Surat Maryam Ayat 48
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Wahai ayah, aku akan pergi dan aku akan menjauhkan diri darimu, dan dari kaum penyembah berhala serta dari apa saja yang engkau sembah selain Allah, dan aku akan terus berdoa kepada Tuhanku agar petunjuk- Nya terlimpah kepadamu. Mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku. Aku yakin Dia Maha Pemurah dan mengabulkan doa hamba-Nya.”

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Selanjutnya Ibrahim berkata kepada bapaknya, “Aku akan pergi meninggalkanmu, meninggalkan kaummu, meninggalkan berhala-berhala yang kamu sembah. Aku akan pergi dari sini agar aku bebas beribadat kepada Tuhanku yang akan menolongku dan melepaskan aku dari bahaya yang menimpaku, karena semua petunjuk dan nasehatku kamu tolak mentah- mentah bahkan mengancamku dengan ancaman yang mengerikan. Aku akan menyembah dan berdoa hanya kepada Tuhanku saja dan sekali-kali aku tidak akan menyembah selain Dia.”

Menurut riwayat, Ibrahim hijrah ke negeri Syam dan di sana dia menikah dengan Siti Sarah. Ia berharap dengan berdoa dan menyembah Tuhan, ia tidak akan menjadi orang yang kecewa seperti ayahnya yang selalu menyembah dan berdoa kepada berhala-berhala itu, tetapi ternyata berhala-berhala itu tidak dapat berbuat sesuatu apapun apalagi akan melaksanakan apa yang diminta kepadanya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Maliyyā مَلِيًّا (Maryam/19: 46)

Maliyyā artinya waktu yang lama. Berasal dari fi’il ملا -يملو -ملوا yang berjalan cepat atau lari, sedangkan ملا yang bentuk jamanya أملاء berarti padang sahara atau tanah yang luas. الملي artinya masa yang lama. Pada ayat 46 surah Maryam ini diceritakan Azar, ayah Ibrahim berkata atau meminta kepada Ibrahim dengan ungkapan, wahjurnī maliyyā, artinya tinggalkan aku dengan berlari untuk waktu yang lama. Hal ini dapat dipahami karena posisi ayah Ibrahim yang berseberangan dengan Ibrahim sebagai Nabi dan utusan Allah yang mengajak kepada Tauhid, hanya menyembah Allah Yang Maha Esa, dan melarang penyembahan patung-patung dan berhala. Sedangkan ayah Ibrahim adalah pembuat patung. Azar ayah Ibrahim memperoleh banyak penghasilan dan dipandang terhormat oleh masyarakat.

2. Ḥafiyyā حَفِيًّا (Maryam/19: 47)

Lafal ḥafiyyā adalah bentuk ṣifah musyābahah bi ism al-fā`il (kata sifat yang menyerupai ism fa`il atau orang yang melakukan perbuatan). Berasal dari masdar الحفاوة artinya menyambut atau menghormati dengan ramah. Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa dengan berat hati Ibrahim memenuhi permintaan atau perintah ayahnya Azar yang berbeda pendirian untuk pergi jauh dan dalam waktu yang sangat lama, atau bahkan tidak kembali lagi, karena Ibrahim berkeyakinan seperti yang diucapkan kepada ayahnya: innahū kāna bī ḥafiyyā, artinya sungguh Allah sangat baik kepadaku, maksudnya Allah pasti menyambut dengan ramah dan menghormati sikap dan kepergiannya meninggalkan ayahnya untuk menuju tempat-tempat yang jauh untuk menyebarkan agama tauhid.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto