Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 10 - Surat Muḥammad (Nabi Muhammad)
محمّد
Ayat 10 / 38 •  Surat 47 / 114 •  Halaman 507 •  Quarter Hizb 51.5 •  Juz 26 •  Manzil 6 • Madaniyah

۞ اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ دَمَّرَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ ۖوَلِلْكٰفِرِيْنَ اَمْثَالُهَا

Afalam yasīrū fil-arḍi fayanẓurū kaifa kāna ‘āqibatul-lażīna min qablihim, dammarallāhu ‘alaihim, wa lil-kāfirīna amṡāluhā.

Maka, apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka? Allah telah membinasakan mereka dan orang-orang kafir akan menerima (nasib) yang serupa.

Makna Surat Muhammad Ayat 10
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Maka apakah mereka orang-orang kafir yang mendustakan Allah dan rasul-Nya tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi di mana terdapat peninggalan umat terdahulu sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan dan akibat yang diderita oleh orang-orang yang mendustakan rasul sebelum mereka seperti yang dialami oleh kaun ‘Ad, kaum Ṡamūd, kaum Nabi Lut dan lainnya. Allah telah membinasakan jiwa, harta, dan anak keturunan mereka, dan bagi orang-orang kafir, kapan dan di mana pun akan menerima nasib yang serupa itu.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Orang-orang musyrik Mekah yang mendustakan kenabian dan kerasulan Muhammad saw serta mengingkari kebenaran petunjuk Al-Qur’an sebagai kitab yang berasal dari Allah Yang Mahakuasa, sebenarnya mempunyai berbagai bukti untuk membenarkan kenabian dan kerasulan beliau, karena negeri itu berada di sekitar negeri umat-umat terdahulu yang pernah mendustakan dan mengingkari seruan para rasul Allah. Bukankah mereka sering pergi ke Syria, sebelah utara negeri mereka, dan Haḍramaut, di sebelah selatan. Bukankah mereka juga pergi ke Persia di sebelah timur dan ke Ethiopia di sebelah barat daya negeri mereka. Kepergian mereka ke negeri-negeri tersebut dengan tujuan berdagang.

Dalam perjalanan itu, mereka melalui sisa-sisa reruntuhan negeri kaum ‘Ad, kaum Samud, kaum Syuaib, dan sebagainya yang telah dibinasakan Allah. Mereka masih dapat melihat bekas negeri itu berupa puing, peninggalan, dan sebagainya. Mereka dapat menyaksikan reruntuhan itu, karena negeri tersebut adalah pusat perniagaan pada masa itu dan terletak pada jalur perniagaan yang menghubungkan dunia barat dengan timur. Mereka juga telah mengetahui bahwa umat-umat dahulu telah dihancurkan Allah karena durhaka kepada-Nya dan rasul-Nya. Akan tetapi, mereka tidak mau memperhatikan dan merenungkan bahwa sunatullah berlaku bagi setiap orang yang mengingkari agama-Nya.

Oleh karena itu, orang-orang musyrik Mekah akan mengalami nasib seperti yang telah dialami oleh umat-umat dahulu seandainya mereka tetap tidak mengindahkan seruan Nabi Muhammad. Sebagai bukti kebenaran janji Allah itu, banyak orang musyrik Mekah yang mati terbunuh dalam Perang Badar dan begitu juga pada peperangan-peperangan sesudahnya.

Isi Kandungan Kosakata

Dammarallāh دَمَّرَ اللّٰهُ (Muḥammad/47: 10)

Kata dammarallāh merupakan ungkapan yang terdiri dari dua kata, yaitu dammara dan Allāh. Yang pertama, yaitu dammara, merupakan kata kerja dalam bentuk māḍī (lampau) yang artinya menghancurkan. Sedang yang kedua, yaitu Allah, artinya Tuhan satu-satunya yang menjadi tujuan ibadah, pencipta alam, dan pengatur segala makhluk-Nya.

Kata ini merupakan jumlah fi‘liyyah (kalimat verbal), yaitu kalimat yang menunjukkan keaktifan kata kerja. Dengan demikian, Allah merupakan subjek, dan dammara merupakan predikatnya. Sedang yang dihancurkan adalah umat-umat masa lalu yang ingkar kepada seruan rasul. Kaum-kaum yang dihancurkan itu antara lain kaum ‘Ad, Samud, kaum Nuh, kaum Lut, dan lain sebagainya. Penyebutan kata tersebut ditujukan untuk mengingatkan kaum kafir Mekah yang selalu menyaksikan peninggalan umat-umat tersebut. Dengan melihat bekas-bekas mereka, diharapkan orang kafir Mekah dapat menyadari akibat yang akan diterima bila mereka mendustakan rasul yang diutus kepada mereka. Selanjutnya dengan memahaminya, mereka diharapkan akan dapat menyadari kekeliruan itu dan mau mengikuti petunjuk yang dibawa Rasulullah saw.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto