
Radiohead, salah satu band alternatif rock ternama dari Oxford, kembali menunjukkan keunggulannya melalui album kompilasi berjudul "Com Lag: 2+2=5", yang dirilis pada tanggal 24 Maret 2004 oleh XL Recordings. Album ini memuat sejumlah track yang menggambarkan kedalaman emosional dan keberanian band dalam mengekspresikan berbagai tema yang kompleks, dari ketenangan hingga keputusasaan.
Genre dan Ciri Khas Musik
- Album ini termasuk dalam genre alternative rock, art rock, dan rock, dengan nuansa melancholia dan elemen oxford indie serta permanent wave.
Kelompok Lagu dan Maknanya
Setiap lagu dalam album ini menyampaikan pesan dan makna yang mendalam. Berikut adalah penjelasan singkat dari beberapa track utama:
- Paperbag Writer – Lagu ini berisi ajakan untuk melepaskan ketegangan dan rasa cemas. Melalui lagu ini, Radiohead mengajak pendengarnya untuk menghentikan topeng kepalsuan dan kembali ke diri sejati. Maknanya seperti meniup ke dalam kantong kertas, sebuah simbol untuk meredakan stres dan menikmati kejujuran dalam diri.
- I Am a Wicked Child – Lagu ini menggambarkan perjuangan batin seseorang yang merasa bersalah, tersesat, dan ingin kembali ke jalan yang benar. Dengan lirik yang penuh kejujuran, lagu ini memohon pengampunan dan penerangan dari agama sebagai langkah mengatasi rasa bersalah dan pencarian makna hidup.
- Gagging Order – Melalui lagu ini, Radiohead menyampaikan perasaan ketidakpedulian terhadap kekerasan dan penderitaan. Pesannya tegas bahwa tidak ada lagi yang bisa dilihat atau dilakukan, dan menyerukan agar orang melanjutkan hidup tanpa terjebak dalam tragedi yang tak bisa diubah, dengan sedikit unsur ketegasan dan keputusasaan.
- Where Bluebirds Fly – Lagu ini membangkitkan harapan dan impian akan masa depan yang cerah. Melalui metafora tentang mimpi di atas pelangi, lagu ini mengajak pendengar untuk terus bermimpi dan percaya bahwa keajaiban masih bisa terjadi, sehingga memberi semangat untuk terus berharap.
Kesan dan Pesan
Album "Com Lag: 2+2=5" dari Radiohead memang menyuguhkan rangkaian lagu yang penuh makna dan emosi. Dengan berbagai tema seperti kejujuran, pencarian makna hidup, ketidakpedulian terhadap kekerasan, serta harapan akan masa depan, album ini mampu menyentuh hati pendengarnya. Melalui karya-karya ini, Radiohead kembali menegaskan keberanian dan kedalamannya dalam mengekspresikan isi hati melalui aransemen musik yang khas dan penuh makna.
Dengan durasi dan kedalaman yang tepat, album ini layak menjadi salah satu karya penting dalam katalog musik alternatif dan art rock abad ini. Sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan memberikan refleksi mendalam untuk setiap pendengarnya.














































