
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
Who will stand alone
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang yang merasa harus menghadapi tanta... tampilkan semua
She carried ribbons, she wore them out
Courage built a bridge, jealousy tore it down
At least it′s something you've left behind
And like Kohoutek you were gone
We sat in the garden, we stood on the porch
I won′t deny myself, we never talked
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjalanan emosional yang penuh kontras antara kenangan... tampilkan semua
She wore bangles, she wore bells
On her toes and she jumped
Like a fish, like a flying friend
You were gone, like Kohoutek, can't forget that
Fever built a bridge, reason tore it down
If I am one to follow who will stand alone
Makna lirik lagu ini menggambarkan keindahan dan keunikan momen atau sosok yang dikenang, ... tampilkan semua
Maybe you're not the problem, scissors, paper, stone
If you stand and holler, these prayers will talk
She carried ribbons, she wore them out
Michael built a bridge, Michael tore it down
At least it′s something you′ve left behind
Like Kohoutek, you were gone
Makna lirik lagu ini menggambarkan refleksi tentang konflik internal, ketidakpastian, dan ... tampilkan semua
Michael built a bridge, Michael tore it down
If I stand and holler will I stand alone
Makna lirik lagu ini menggambarkan perjuangan dan konflik pribadi, di mana "Michael" menja... tampilkan semua
Dia membawa pita, dia memakainya sampai habis
Keberanian membangun jembatan, cemburu merobeknya
Setidaknya itu sesuatu yang telah kamu tingg... tampilkan semua
Dalam dunia musik, lagu sering kali menjadi cerminan dari pengalaman, emosi, ataupun refleksi pribadi. Salah satu karya yang menarik perhatian adalah lagu berjudul 'Kohoutek' dari band legendaris R.E.M. Meskipun tidak seterkenal beberapa hits mereka, lagu ini menyimpan kedalaman makna yang patut dikaji, terutama dari liriknya yang penuh simbolisme.
Pemahaman Umum tentang Lirik 'Kohoutek'
Sejumlah baris dalam lagu ini menampilkan gambaran tentang kehilangan, perjuangan emosional, dan perenungan atas hubungan dan peristiwa masa lalu. Penggunaan motif seperti bangles, ribbons, dan unsur alam memberikan nuansa visual yang membantu memperkaya interpretasi atas makna yang ingin disampaikan.
Makna dan Pesan Utama dalam Lirik
- Kehilangan dan Keberanian: Frasa seperti 'Who will stand alone' dan 'Courage built a bridge, jealousy tore it down' menunjukkan dinamika kekuatan dan kerentanan saat menghadapi kehilangan dan kesendirian. Lagu ini seolah mengajak pendengar untuk merenungkan keberanian dalam menghadapi tantangan emosional.
- Kenangan dan Pergantian: Baris 'She carried ribbons, she wore them out' dan 'like Kohoutek you were gone' melambangkan pergeseran dan perginya seseorang yang pernah berarti, diibaratkan seperti meteorit terkenal, Kohoutek, yang melintas dan hilang dari pandangan. Ini menggambarkan kenangan yang terus membekas meski orang tersebut tidak lagi ada.
- Perjuangan dalam Hubungan: Frase 'Michael built a bridge, Michael tore it down' merefleksikan usaha membangun koneksi yang kemudian hancur, menyoroti sifat dinamis dari hubungan antar manusia. Begitu juga, 'If I stand and holler, will I stand alone' menunjukkan pergulatan internal untuk bertahan dan mempertahankan diri.
- Simbolisme Alam dan Perlawanan: Imajinasi tentang 'jumped like a fish, like a flying friend' dan 'scissors, paper, stone' menggambarkan aspek spontan dan permainan dalam hidup, sekaligus konflik dan ketidakseimbangan yang dialami.
Kesimpulan: Pesan Filosofis dan Emosional
Secara keseluruhan, lagu 'Kohoutek' oleh R.E.M. menyampaikan pesan yang kompleks namun mendalam mengenai keberanian menghadapi kehilangan, kekuatan dalam proses membangun dan menghancurkan, serta refleksi tentang sifat hubungan manusia yang tidak pasti. Penggunaan simbol seperti meteorit Kohoutek memberi nuansa keabadian dan keindahan yang hilang di balik fragmentasi pengalaman pribadi.
Dengan liriknya yang puitis dan penuh simbolisme, lagu ini mengajak pendengar untuk merenung tentang makna keberadaan, kekuatan hati, dan proses penerimaan terhadap kenyataan yang berubah-ubah. Sebuah karya yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga mengandung lapisan makna yang mampu menyentuh kedalaman emosi dan pemikiran manusia.














































