لِّيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّرِزْقٌ كَرِيْمٌ
Liyajziyal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāt(i), ulā'ika lahum magfiratuw wa rizqun karīm(un).
Supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia.
Kedatangan hari Kiamat itu tiada lain agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan semasa di dunia. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia, yakni surga.
Adapun orang-orang yang beriman percaya kepada hari kebangkitan dan membuktikan keimanan mereka dengan mengerjakan amal saleh serta menjauhi perbuatan yang dilarang Allah. Mereka akan memperoleh ampun-an dari Allah Yang Maha Pengampun. Allah akan mengampuni kesalahan mereka dan menghapuskan dosa mereka sesuai dengan firman-Nya:
اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذّٰكِرِيْنَ ١١٤ ( هود)
Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah). (Hūd/11: 114)
Mereka akan memperoleh rezeki yang halal dan kehidupan bahagia di dalam surga Na‘īm.
Lā Ya‘zubu لَايَعْزُبُ (Saba’/34: 3)
Kata lā ya‘zubu secara kebahasaan berarti tidak ada yang bersembunyi. Dalam konteks ayat di atas, sesungguhnya ayat ini menjadi bagian dari penjelas atau penguat ayat sebelumnya, terkait kekuasaan dan pengetahuan Allah yang luas tak terbatas. Dikatakan, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi atau tidak diketahui oleh Allah kendati sesuatu itu sekecil atom, baik itu di langit maupun di bumi. Bahkan, yang lebih kecil dari itu pun, pasti Allah mengetahuinya, karena telah termaktub dalam Lauḥ Maḥfūẓ.
Melalui kata ini, sesungguhnya Allah sedang menggambarkan keadaan orang-orang kafir yang tidak mengakui adanya hari kiamat. Allah mengetahui secara persis keingkaran dan segala kejelekan perilaku mereka di dunia fana ini, kendati keingkaran dan kejelekan itu sekecil atom, atau bahkan lebih kecil darinya. Allah pasti akan membalasnya di hari kebangkitan kelak.













































