Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Al-Quran
Ayat 25 - Surat Ṣād (Ṣād )
صۤ
Ayat 25 / 88 •  Surat 38 / 114 •  Halaman 454 •  Quarter Hizb 46.25 •  Juz 23 •  Manzil 6 • Makkiyah

فَغَفَرْنَا لَهٗ ذٰلِكَۗ وَاِنَّ لَهٗ عِنْدَنَا لَزُلْفٰى وَحُسْنَ مَاٰبٍ

Fa gafarnā lahū żālik(a), wa inna lahū ‘indanā lazulfā wa ḥusna ma'āb(in).

Lalu, Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik.

Makna Surat Sad Ayat 25
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Setelah Nabi Dawud meminta ampun dan bertobat kepada Allah, lalu Kami mengampuni kesalahan yang ia sadari itu. Dan lantaran ke-sadaran dan ketajaman nuraninya sungguh, dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan berhak mendapatkan tempat kembali yang baik, surga yang penuh kenikmatan.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Kemudian Allah menjelaskan bahwa Dia telah memberikan ampun kepada Daud atas kesalahan yang ia sadari. Allah menilai bahwa kesadaran yang tinggi terhadap peristiwa yang ia hayati, dan ketajaman nuraninya terhadap apa yang tergerak dalam hatinya serta taatnya kepada Allah, sebagai tanda bahwa ia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Allah. Hamba Allah seperti dialah yang berhak mendapat tempat kembali yang baik, yaitu surga na‘im yang penuh dengan kenikmatan.

Isi Kandungan Kosakata

1. Ża al-Aid ذَا اْلاَيْدِ (Ṣād/38: 17)

Kata aid berasal dari kata āda yaīdu aidan yang berarti kekuatan baik secara fisik atau non fisik. At-Ta'yīd berarti menguatkan, dalam firman-Nya “Iż ayyadtuka bi rūḥ al-Quds. Pada ayat lain Allah berfirman: Wa as-samā’ banaināhā bi aidin. Rajul ayyid artinya lelaki yang sangat kuat. Iyād adalah sesuatu yang bisa menguatkan dan menjaga.

Pada ayat ini Allah menjelaskan tentang sifat salah satu nabi-Nya yaitu Daud. Nabi Daud dianugerahi Allah dengan kekuatan yang dimilikinya. Kekuatan di sini adalah kekuatan dalam menaati Allah dan kekuatan dalam memahami agama. Ketaatan kepada Allah dan pengetahuannya terhadap agama tergambar pada tindakannya yang selalu berjuang melaksanakan amanat, menyebarluaskan risalah tauhid tanpa menampakkan kelemahan sedikit pun. Beliau dikenal sebagai nabi yang kuat dalam beribadah, beliau senantiasa melaksanakan sehari berpuasa sehari berbuka, sehingga dikenal puasa selang sehari dengan puasa Nabi Daud. Beliau juga menggunakan sepertiga malam untuk salat Tahajud. Kekuatan ini juga diartikan dengan kekuatan secara fisik dan mental. Beliau tidak pernah lari bila bertemu musuh, ia diberikan mukjizat berupa kemampuan melunakkan besi (Saba'/34: 10-11). Ia juga memiliki kerajaan yang kuat, hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan permasalahan.

2. Na‘jah نَعْجَةٌ (Ṣād/38: 23)

Kata na‘jah memiliki arti kambing atau biri-biri betina, sapi liar atau kambing gunung, bentuk jamaknya adalah ni‘āj dan na‘ajāt. Bangsa Arab menyebut wanita dengan na‘jat dan syāt. Na‘ija ar-rajul artinya seseorang yang memakan daging kambing lalu merasa tidak enak perutnya. Imra‘at nā‘ijah artinya perempuan yang memiliki warna kulit putih mulus. An‘aja ar-rajul artinya orang itu menggemukkan kambingnya.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto