Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
User Photo Profile
Review Lagu • 1 tahun lalu
Album Artwork
I Don't Want That !!!
Indorock, Pop
2015 • 5:59 • Track 6/12
Slank
  • Tentang
  • Lirik
  • Review
  • Tracklist
  • Komentar
Makna Lagu
Makna lagu ini menggambarkan perasaan terluka dan patah hati akibat pengkhianatan dan penyiksaan emosional oleh orang yang dicintai, namun tetap menunjukkan harapan akan dukungan dan kekuatan untuk bangkit dari penderitaan.
Makna Lirik
Hancur lebur porak-poranda
Pecah belah berantakan
Berkeping-keping jadinya
Walau kau sakiti
Kau tancap belati di hati ini
Ku tak mungkin me...
Setelah kau injak-injak
Dan kau maki-maki aku
Diam tak me...
Kau seperti ludahi mukaku
Dengan ucapanmu
Ku masih tak me...
Kau bagai melempar
Air keras ke jantungku
Ku tetap tak me...
Aku butuh teman yang bisa
Punguti pecahan-pecahan Impian
Ooo porak-poranda
Pecah belah berantakan
Berkeping-keping jadinya
Aku butuh tangan
Tangan yang bisa ku genggam
Aku butuh tangan
Tangan yang selalu bergandengan
Aku butuh tangan yang bisa
Punguti pecahan-pecahan impian
Aku butuh tangan yang mampu
Memeluk mendekapku setiap malam
Sekalian saja kamu
Dorongku terperosok ke jurang terdalam
Sekalian saja aku
Kau ikat melintang di atas rel kereta
Sekalian saja aku
Kau cekoki aku dengan racun serangga
Sekalian saja kamu
Bekap mukaku dengan bantal saat terlelap
Hancur lebur porak-poranda
Pecah belah berantakan
Berkeping-keping jadinya

Makna lirik lagu ini mencerminkan perasaan luka, kekecewaan, dan keinginan untuk melepaska... tampilkan semua

Review Lagu

Dalam dunia musik Indonesia, Slank dikenal sebagai salah satu band legendaris yang kerap menyuarakan ungkapan-ungkapan emosional dan kritik sosial dalam karya-karyanya. Salah satu lagu yang menonjol dari mereka adalah 'I Don't Want That !!!', yang secara lirik menyampaikan tekanan, penderitaan, dan pencarian harapan di tengah kerapuhan hati. Mari kita telusuri makna dan pesan yang tersirat dari lirik lagu ini secara mendalam.

Makna dan Pesan Utama dalam Lirik

Secara garis besar, lagu ini menggambarkan sebuah kondisi hati yang sedang hancur dan berantakan akibat penderitaan dan rasa sakit yang terus bertambah. Kata-kata seperti "Hancur lebur porak-poranda", "Pecah belah berantakan", dan "Berkeping-keping jadinya" secara simbolis menggambarkan kondisi psikologis dan emosional seseorang yang mengalami trauma mendalam. Frasa ini mencerminkan bahwa penderitaan tidak hanya bersifat fisik, tetapi lebih kepada luka hati dan perasaan yang sulit disembuhkan.

Konflik dan Rasa Keputusasaan

Lirik berikutnya mengungkapkan rasa sakit yang mendalam akibat pengkhianatan dan perlakuan tidak adil dari orang terdekat:
"Walau kau sakiti / Kau tancap belati di hati ini". Ungkapan ini menegaskan bahwa luka yang diterima sangat dalam dan menyakitkan, seolah-olah ada belati yang menusuk hati, sebuah gambaran metaforis dari pengkhianatan dan rasa sakit yang mendalam.

Selain itu, adanya pernyataan seperti "Kau seperti ludahi mukaku" dan "Ku masih tak me..." menunjukkan perasaan marah, kecewa, dan merasa diperlakukan tidak hormat. Rasa frustasi ini semakin diperkuat dengan pernyataan bahwa pelaku telah menginjak-injak, memaki-maki, dan bahkan merendahkan harga diri sang penyanyi.

Harapan dan Permintaan Akan Dukungan

Namun, di tengah suasana yang penuh penderitaan, lagu ini tidak sepenuhnya gelap dan putus asa. Ada bagian yang mengungkapkan harapan akan hadirnya dukungan dan kehadiran tangan yang mampu membantu memunguti pecahan-pecahan impian. Frasa seperti "Aku butuh teman yang bisa / Punguti pecahan-pecahan Impian" dan "Aku butuh tangan / tangan yang bisa ku genggam" menunjukkan keinginan untuk mendapatkan dukungan emosional dari orang-orang di sekitar. Ini menunjukkan bahwa meskipun hati terluka, harapan untuk bangkit dan menemukan kekuatan baru tetap ada.

Simbolisme Kematian dan Kehancuran

Partai lagu ini juga diwarnai dengan penggambaran yang sangat dramatis dan bahkan ekstrem, seperti
"Sekalian saja kamu / Dorongku terperosok ke jurang terdalam", "Kau ikat melintang di atas rel kereta", dan "Kau cekoki aku dengan racun serangga". Ungkapan ini mencerminkan perasaan ingin berakhir dari penderitaan, bahkan menyentuh keputusasaan ekstrem dan keinginan untuk menghilang dari masalah. Mentafsirkan ini secara simbolis, menyiratkan bahwa hati yang terluka ini merasa terlalu berat untuk dilanjutkan, dan sering kali perasaan tersebut dikaitkan dengan keinginan untuk berhenti berjuang.

Kesimpulan

Secar a keseluruhan, lagu 'I Don't Want That !!!' oleh Slank adalah karya yang menyentuh hati, menggambarkan perjalanan emosional seseorang menghadapi penderitaan yang mendalam, pengkhianatan, dan keputusasaan. Namun, lagu ini juga memancarkan harapan akan kehadiran tangan yang mampu memegang pecahan impian dan memberi pelukan di saat-saat sulit. Melalui penggambaran yang penuh metafora dan kekuatan kata, lagu ini mengingatkan kita bahwa di balik luka dan kehancuran, selalu ada harapan akan kebangkitan kembali, selama kita masih punya keinginan untuk bertahan dan mencari dukungan dari sesama.

Tracklist Album

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto