فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى
Fa qūlā lahū qaulal layyinal la‘allahū yatażakkaru au yakhsyā.
Berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut.”
Wahai Nabi Musa dan Harun, pergilah kamu berdua kepada Fir’aun yang sombong itu dengan bekal mukjizat dari-Ku karena dia benar-benar telah melampaui batas dalam kedurhakannya. Begitu berhadapan dengannya, maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut. Ajaklah dia beriman kepada Allah dan serulah pada kebenaran dengan cara yang baik. Mudah-mudahan dengan cara demikian dia menjadi sadar atau takut pada azab Allah bila terus durhaka.”
Allah mengajarkan kepada Musa dan Harun a.s. bagaimana cara menghadapi Fir‘aun, yaitu dengan kata-kata yang halus dan ucapan yang lemah lembut. Seseorang yang dihadapi dengan cara demikian, akan terkesan di hatinya dan akan cenderung menyambut baik dan menerima dakwah dan ajakan yang diserukan kepadanya. Cara yang bijaksana seperti ini telah diajarkan pula kepada Nabi Muhammad oleh Allah, sebagaimana firman-Nya:
اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَة ِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (an-Naḥl/16: 125)
Sebaliknya kalau seseorang itu dihadapi dengan kekerasan dan dengan bentakan, jangankan akan takluk dan tunduk, justeru dia akan menentang dan menjauhkan diri, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah:
وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيْظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوْا مِنْ حَوْلِكَ
Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. (Āli ‘Imrān/3: 159)
Selain petunjuk Allah kepada Musa dan saudaranya, agar mereka bersikap santun menghadapi Fir‘aun, juga diajarkan kata-kata yang akan disampaikan Musa kepada Fir‘aun, sebagaimana dikisahkan Allah di dalam firman-Nya:
فَقُلْ هَلْ لَّكَ اِلٰٓى اَنْ تَزَكّٰىۙ ١٨ وَاَهْدِيَكَ اِلٰى رَبِّكَ فَتَخْشٰىۚ ١٩
Maka katakanlah (kepada Fir‘aun), “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan), dan engkau akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?” (an-Nāzi’āt/79: 18-19)
Dengan cara dan kata-kata yang demikian itu diharapkan Fir‘aun dapat menyadari kesesatannya, dan takut kepada azab yang akan ditimpakan kepadanya apabila dia tetap membangkang.
1. Lā Taniyā لاَ تَنِيَا (Ṭāhā/20: 42)
تنيا لا (lā taniyā) artinya jangan kamu berdua lalai dan lemah, terambil dari kata وَنى ينى artinya melemah, tidak bersegera atau tidak memperhatikan.
Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun yang dipilihnya sebagai pembantunya untuk menghadap Fir‘aun dengan membawa serta semua mukjizat yang Allah anugerahkan kepada Nabi Musa sebagai tanda kekuasaan Allah. Allah juga memerintahkan kepada keduanya untuk tidak lalai, lemah dan terlena dalam mengingat Allah.
2.Yafruṭ يَفْرُطْ (Ṭāhā/20: 45)
يفرط (yafruṭ), terambil dari kata فرط (faraṭa) yang berarti mendahului. Yang dimaksud mendahului dalam ayat ini adalah bersegera menyiksa. Makna ini dipahami dari adanya rasa takut pada diri Nabi Musa dan Harun terhadap Fir‘aun yang akan melampaui batas dalam menyiksa keduanya, jika keduanya datang menghadap Fir‘aun untuk menyampaikan risalah kenabiannya, karena keduanya sadar, apa yang akan mereka sampaikan mengancam kekuasaan Fir‘aun.
3. Layyinan لَيِّنًا (Ṭāhā/20: 44)
لينا (layyinan) arti kata al-layyin adalah lembut lawan dari الحشونة atau kasar. Kata al-layyin biasa digunakan untuk tubuh, tetapi kemudian digunakan juga untuk akhlak, seperti firman Allah pada Āli ‘Imrān/3:159, layyin juga digunakan untuk kulit dan hati, seperti pada az-Zumar/39: 23. Dengan kata-kata seperti pada ayat ini Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun untuk mengajak Fir‘aun beriman dengan kata-kata yang lemah lembut. Perintah ini menjadi dasar tentang perlunya bersikap bijaksana dalam berdakwah dengan cara menyampaikan materi dakwah dengan kata-kata yang lembut penuh dengan sopan santun.



























