Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 116 - Surat Ṭāhā (Taha)
طٰهٰ
Ayat 116 / 135 •  Surat 20 / 114 •  Halaman 320 •  Quarter Hizb 32.75 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَ اَبٰى ۗ

Wa iż qulnā lil-malā'ikatisjudū li'ādama fa sajadū illā iblīsa abā.

(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia menolak.

Makna Surat Taha Ayat 116
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Allah menjelaskan awal peristiwa ini. Dan ingatlah ketika Kami berkata kepada malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” lalu mereka pun sujud sebagai bentuk ketaatan kepada-Nya, kecuali iblis. Dengan takabur dia menolak perintah Allah tersebut.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Sebagai penjelasan yang terperinci mengenai teperdayanya Adam oleh Iblis sehingga dia memakan buah yang dilarang memakannya. Allah menerangkan kisah tersebut sejak awal yaitu ketika Dia memerintahkan kepada malaikat supaya sujud kepada Adam. Dengan taat dan patuh malaikat pun sujud kepada-Nya tanpa membantah, tanpa rasa iri dalam hati, tak ada mempunyai perasaan sombong dan takabur tidak ada enggan sedikit pun melaksanakan perintah Tuhannya. Berlainan dengan Iblis yang sombong dan takabur, dia enggan dan tidak mau sujud kepada Adam karena menganggap dirinya lebih tinggi dan lebih mulia dari Adam. Mengapa mesti dia yang sujud kepada Adam padahal seharusnya Adamlah yang sujud kepadanya. Hal ini tersebut dalam firman Allah:

فَسَجَدَ الْمَلٰۤىِٕكَة ُ كُلُّهُمْ اَجْمَعُوْنَۙ ٧٣ اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اِسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ ٧٤ قَالَ يٰٓاِبْلِيْسُ مَا مَنَعَكَ اَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۗ اَسْتَكْبَرْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِيْنَ ٧٥ قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ ٧٦

Lalu para malaikat itu bersujud semuanya. Kecuali Iblis; ia menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir. (Allah) berfirman, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kekuasaan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?” (Iblis) berkata, “Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” (ṣād/38: 73-76)

Isi Kandungan Kosakata

1. ‘Azman عَزْمًا (Ṭāhā/20:115)

‘Azm secara harfiyah berarti “meneguhkan hati untuk mengerjakan sesuatu”, atau “tekad”. Dalam Al-Qur’an terdapat ayat “Bila engkau sudah berazam,” yaitu tekad untuk mengerjakan sesuatu, “maka bertawakallah kepada Allah,” (Āli ‘Imrān/3:159). Dalam al-Baqarah/2:235 Allah melarang laki-laki punya azam atau mengutarakan maksudnya untuk menikahi perempuan yang kematian suami sebelum idahnya habis. Dan di dalam Ṭāhā/20: 115 Allah menerangkan bahwa Ia telah memesankan sekali dari awal kepada Adam a.s. bahwa Iblis itu musuh yang selalu berusaha menjatuhkannya. Tetapi sayang Adam a.s. lupa dan tidak punya azam atau kemauan kuat untuk memenuhi pesan itu.

2. Ta’rā تَعْرَى (Ṭāhā/20:118)

Ta’rā kata dasarnya adalah ‘ara yang berarti “telanjang”. Di dalam Ṭāhā/20: 118 Allah menyampaikan kepada Adam a.s. bahwa di dalam surga ia tidak akan pernah merasakan lapar dan tidak akan pernah pula telanjang, karena penghuni surga akan diberi pakaian yang indah dari sutera.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto