Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 46 - Surat Ṭāhā (Taha)
طٰهٰ
Ayat 46 / 135 •  Surat 20 / 114 •  Halaman 314 •  Quarter Hizb 32 •  Juz 16 •  Manzil 4 • Makkiyah

قَالَ لَا تَخَافَآ اِنَّنِيْ مَعَكُمَآ اَسْمَعُ وَاَرٰى

Qāla lā takhāfā innanī ma‘akumā asma‘u wa arā.

Dia (Allah) berfirman, “Janganlah kamu berdua khawatir! Sesungguhnya Aku bersama kamu berdua. Aku mendengar dan melihat.

Makna Surat Taha Ayat 46
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Menenangkan Nabi Musa dan Harun,Dia berfirman, Janganlah kamu berdua khawatirmenghadapi Firaun dan para pengikutnya.Sesungguhnya Akuselalubersama kamu berdua. Aku akan melindungimu dan menolongmu.Aku mendengarucapan dan ajakanmu serta mendengar pula apa pun yang dikatakan Firaun.DanAku jugamelihatapa yang kamu lakukan untuk menjalankan perintah-Ku serta melihat apa yang diperbuat oleh Firaun.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Allah menghibur Musa dan Harun a.s. supaya mereka berdua tidak perlu takut kepada Fir‘aun, karena Allah akan menolongnya. Dialah yang menguatkan dan menjaganya dari kejahatan Fir‘aun. Dia senantiasa mendengar dan melihat apa yang terjadi di antara mereka berdua dengan Fir‘aun, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Dialah yang akan memelihara mereka berdua dari kejahatan yang mungkin ditimpakan Fir‘aun kepadanya.

Isi Kandungan Kosakata

1. Lā Taniyā لاَ تَنِيَا (Ṭāhā/20: 42)

تنيا لا (lā taniyā) artinya jangan kamu berdua lalai dan lemah, terambil dari kata وَنى ينى artinya melemah, tidak bersegera atau tidak memperhatikan.

Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun yang dipilihnya sebagai pembantunya untuk menghadap Fir‘aun dengan membawa serta semua mukjizat yang Allah anugerahkan kepada Nabi Musa sebagai tanda kekuasaan Allah. Allah juga memerintahkan kepada keduanya untuk tidak lalai, lemah dan terlena dalam mengingat Allah.

2.Yafruṭ يَفْرُطْ (Ṭāhā/20: 45)

يفرط (yafruṭ), terambil dari kata فرط (faraṭa) yang berarti mendahului. Yang dimaksud mendahului dalam ayat ini adalah bersegera menyiksa. Makna ini dipahami dari adanya rasa takut pada diri Nabi Musa dan Harun terhadap Fir‘aun yang akan melampaui batas dalam menyiksa keduanya, jika keduanya datang menghadap Fir‘aun untuk menyampaikan risalah kenabiannya, karena keduanya sadar, apa yang akan mereka sampaikan mengancam kekuasaan Fir‘aun.

3. Layyinan لَيِّنًا (Ṭāhā/20: 44)

لينا (layyinan) arti kata al-layyin adalah lembut lawan dari الحشونة atau kasar. Kata al-layyin biasa digunakan untuk tubuh, tetapi kemudian digunakan juga untuk akhlak, seperti firman Allah pada Āli ‘Imrān/3:159, layyin juga digunakan untuk kulit dan hati, seperti pada az-Zumar/39: 23. Dengan kata-kata seperti pada ayat ini Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun untuk mengajak Fir‘aun beriman dengan kata-kata yang lemah lembut. Perintah ini menjadi dasar tentang perlunya bersikap bijaksana dalam berdakwah dengan cara menyampaikan materi dakwah dengan kata-kata yang lembut penuh dengan sopan santun.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto