
- Tentang
- Lirik
- Review
- Tracklist
- Komentar
You said sunshine and water
We′ll make our love grow
This love never grew in the ground
Never grew in the ground as far as I know
They say if it's too good to be true
Then you′re being lied to
Just plastic in the end
I never got the real you
No, now we'll never have to say goodbye
No, because fake flowers never die
I bet you live forever
The only thing real about you is your lies
And fake flowers never die
I loved you better than anything that I knew
But I guess that the bigger the love, the harder it is for you
Oh, now we'll never have to say goodbye
No, because fake flowers never die
I bet you live forever
The only thing real about you is your lies
Fake flowers never die
Never die
They say that′s too good to be true
But you′re being lied to
We'll never have to say goodbye
Because fake flowers, never die
I bet you live forever
The only thing real about you is your lies
Makna lirik lagu ini menggambarkan rasa kecewa dan kekecewaan terhadap hubungan yang diras... tampilkan semua
Kita akan membuat cinta kita tumbuh
Cinta ini tidak pernah tumbuh di tanah
Tidak pernah tumbuh di tanah sejauh yang aku tahu
Mereka bilang kalau... tampilkan semua
Lagu 'Fake Flowers' yang dibawakan oleh Band Train hadir dengan lirik yang penuh simbolisme dan mendalam. Melalui bait-baitnya, lagu ini mengangkat tema tentang hubungan yang tidak tulus dan kekecewaan terhadap kepalsuan dalam sebuah cinta. Dalam ulasan ini, kita akan menelusuri makna-makna yang terkandung dan pesan utama yang ingin disampaikan melalui lirik tersebut.
Makna Simbolik dari 'Fake Flowers'
Judul lagu, 'Fake Flowers', secara simbolis merujuk pada sesuatu yang tampaknya indah dan hidup, tetapi sebenarnya palsu dan tak memiliki kehidupan yang sesungguhnya. Dalam lirik, ini dianalogikan sebagai hubungan yang terlihat sempurna di luar tetapi tidak memiliki kedalaman emosional yang nyata. Fake flowers never die—bahasa metaforis yang digunakan, mengindikasikan bahwa kepalsuan ini bisa bertahan lama dan tidak pernah benar-benar hilang, meskipun kenyataannya tidak asli.
Pesan tentang Ketidakjujuran dan Kekecewaan
Lirik-lirik seperti 'The only thing real about you is your lies' dan 'This love never grew in the ground' menekankan bahwa hubungan tersebut tidak pernah tumbuh dan berkembang secara alami. Kata-kata ini menunjukkan bahwa pasangan tersebut mungkin menampilkan kebahagiaan di permukaannya, tetapi hakikatnya penuh dengan kebohongan dan kepalsuan.
Selain itu, penggunaan motif plastik dan bunga palsu menegaskan bahwa apa yang mereka miliki hanyalah hal yang tiruan, bukan hubungan yang tulus dan berisi emosional yang nyata. Hal ini merujuk pada pengalaman emosional yang pahit, di mana seseorang merasa telah menginvestasikan cintanya hanya untuk mendapatkan sesuatu yang palsu dan tak berharga.
Refleksi tentang Abadi dan Keabadian Palsu
Salah satu bagian yang menarik adalah frasa 'Because fake flowers never die'. Ini menunjukkan bahwa kepalsuan dan kebohongan bisa bertahan selamanya, memberikan ilusi tentang keabadian yang sebenarnya tidak nyata. Frasa ini bisa diartikan sebagai cara untuk menyoroti bahwa hubungan yang berisi dusta cenderung bertahan karena tidak pernah memudar, meskipun secara moral dan emosional sudah terkubur.
Lebih jauh lagi, frasa 'I bet you live forever / The only thing real about you is your lies' mempertegas bahwa keaslian di dalam hubungan ini hanya berupa kebohongan, bukan cinta yang sejati. Bahkan, kebohongan ini menjadi satu-satunya aspek yang tampaknya abadi dalam hubungan tersebut.
Kesimpulan: Pesan dan Emosi dalam Lagu
Secara keseluruhan, lagu 'Fake Flowers' menyampaikan pesan tentang kejujuran, kedalaman emosional, dan kekecewaan terhadap kepalsuan dalam sebuah hubungan. Melalui penggunaan metafora bunga palsu dan simbolisasi keabadian yang semu, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan pentingnya keaslian dan keberanian untuk menghadapi kenyataan, meskipun menyakitkan.
Jika dilihat dari sudut pandang emosional, lagu ini menjadi cermin dari pengalaman banyak orang yang pernah terjebak dalam hubungan palsu dan merasa tertipu oleh kesan sempurna yang ternyata hanyalah ilusi. Oleh karena itu, 'Fake Flowers' bukan sekadar lagu tentang cinta, tetapi juga tentang ketulusan dan keberanian untuk melepaskan sesuatu yang palsu demi menemukan kedalaman dan kejujuran sejati dalam hidup.













































