Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 68 - Surat Yāsīn (Yasin)
يٰسۤ
Ayat 68 / 83 •  Surat 36 / 114 •  Halaman 444 •  Quarter Hizb 45.25 •  Juz 23 •  Manzil 5 • Makkiyah

وَمَنْ نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى الْخَلْقِۗ اَفَلَا يَعْقِلُوْنَ

Wa man nu‘ammirhu nunakkishu fil-khalq(i), afalā ya‘qilūn(a).

Siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami balik proses penciptaannya (dari kuat menuju lemah). Maka, apakah mereka tidak mengerti?

Makna Surat Yasin Ayat 68
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Dan ingatlah wahai anak cucu Adam, barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadiannya. Pada saat itu dia kembali lemah dan kurang akal, layaknya anak kecil, sehingga tidak kuat lagi melakukan ibadah yang berat. Maka, mengapa mereka tidak mengerti dan memanfaatkan kesempatan selagi muda?

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Selanjutnya Allah menegaskan bahwa barang siapa yang dipanjangkan umurnya, niscaya akan dikembali kepada awal kejadiannya. Artinya, mereka kembali lemah dan kurang akal seperti anak kecil. Tidak kuat lagi melakukan ibadah-ibadah yang berat dan mulai banyak lupa, sehingga tidak banyak dapat melakukan ibadah dengan baik. Pada akhir ayat ini, Allah mempertanyakan mengapa mereka tidak mengerti dan menggunakan kesempatan selagi masih muda dan kuat.

Nabi saw menerangkan hal ini dalam hadisnya yang berbunyi:

اِغْتَنِ ْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: فَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ، غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ. (رواه الحاكم عن ابن عباس)

Pergunakan kesempatan yang lima sebelum datang yang lima: waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, waktu kayamu sebelum waktu miskinmu, waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu, waktu mudamu sebelum waktu tuamu, dan waktu hidupmu sebelum waktu matimu. (Riwayat al-Ḥākim dari Ibnu ‘Abbās)

Apakah orang-orang kafir tidak mempergunakan akalnya bahwa semakin panjang dan tua umur seseorang semakin lemah jasmani dan rohaninya dan semakin tidak mampu ia berbuat. Allah telah memberinya umur yang cukup kepada mereka untuk dapat berbuat banyak, beramal saleh, menuntut ilmu yang cukup, beribadah dengan baik, dan sebagainya. Akan tetapi, mereka tidak mempergunakan umur itu dengan sebaik-baiknya. Allah mengutus para rasul kepada mereka dengan membawa petunjuk ke jalan yang lurus, tetapi mereka tidak mengikuti rasul dan petunjuk itu bahkan mereka mendustakan dan mengingkarinya.

Isi Kandungan Kosakata

Jibillan Kaṡīran جِبِلًّا كَثِيْرًا (Yāsīn/36: 62)

Jibillan kaṡīran artinya bagian terbesar kelompok manusia. Dalam bahasa Arab ada empat kata yang hampir sama yang berarti kelompok atau kumpulan orang yang sangat banyak, yaitu jibillah-jublatu-jubulla-jib illa. Pada ayat 62 ini, Allah mengingatkan kita bahwa sungguh setan itu telah menyesatkan bagian terbesar kelompok manusia, maka apakah kamu tidak berfikir dan menggunakan akalmu? Iblis dan juga keturunannya yaitu setan-setan memang telah bersumpah akan berbuat sekuat tenaga untuk menggoda dan mempengaruhi manusia supaya sesat dari jalan yang benar (al-A‘rāf/7: 15). Dengan berbagai cara dan jalan manusia akan selalu digoda dan diiming-imingi supaya tertarik dan memandang indah berbagai perbuatan maksiat, yang akhirnya mereka semua dapat disesatkan oleh ajakan dan rayuan iblis dan setan. Pada kenyataannya memang sebagian besar manusia dapat terpengaruh dan tergoda oleh setan sampai akhirnya mereka mau mengikuti jalan sesat yang telah dihiasi dengan berbagai keindahan oleh setan. Yang tidak tergoda dan tidak terpengaruh hanyalah hamba-hamba Allah yang beriman dan beribadah dengan ikhlas (al-Ḥijr/15: 39-40).

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto