سَلٰمٌۗ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ
Salāmun qaulam mir rabbir raḥīm(in).
(Kepada mereka dikatakan,) “Salam sejahtera” sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Kepada mereka dikatakan, “Salam,” sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. Salam inilah yang sangat mereka harapkan karena merupakan suatu bentuk pemuliaan bagi mereka.
Yang mereka inginkan itu ialah salam dari Allah yang disampaikan kepada mereka untuk memuliakan mereka. Salam ini langsung disampaikan Allah atau mungkin dengan perantaraan malaikat, seperti firman Allah:
وَالْمَلٰۤ ىِٕكَةُ يَدْخُلُوْنَ عَلَيْهِمْ مِّنْ كُلِّ بَابٍۚ ٢٣ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِۗ ٢٤
…sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan), “Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu.” Maka alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu. (ar-Ra‘d/13: 23-24)
Salam berarti selamat dan sejahtera, terpelihara dari segala yang tidak disenangi memperoleh semua yang diingini sehingga orang itu memperoleh kenikmatan jasmani dan rohani yang tiada bandingannya.
Syugul شُغُلٌ (Yāsīn/36: 55)
Syugul artinya kesibukan, berasal dari fi‘il syagala-yasygulu-syugulan. Pada ayat 55 digambarkan para penghuni surga dengan penuh kegembiraan pada hari itu: fī syugulin fākihūn, yaitu mereka bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Hal ini disebabkan mereka mendapatkan semua yang diinginkan, bersama pasangan atau jodoh-jodoh yang mereka cintai, menghadapi segala macam makanan, minuman, dan buah-buahan yang menjadi kegemaran mereka, sehingga mereka amat sibuk dalam suasana yang penuh ceria dan bahagia yang belum pernah mereka alami ketika di dunia, kesenangan yang luar biasa. Itulah balasan Allah kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh ketika mendapatkan pahala surga, mendapatkan kebahagiaan yang lebih dari yang mereka bayangkan, sebagaimana sebuah hadis Nabi saw yang mengatakan bahwa di surga mereka akan mendapatkan hal-hal yang mata mereka belum pernah melihatnya, telinga mereka belum pernah mendengarnya, bahkan belum pernah terlintas di hati manusia.

