لَهُمْ فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّلَهُمْ مَّا يَدَّعُوْنَ ۚ
Lahum fīhā fākihatuw wa lahum mā yadda‘ūn(a).
Di (surga) itu mereka memperoleh buah-buahan dan apa saja yang mereka inginkan.
Di surga itu mereka memperoleh berbagai macam buah-buahan yang segar lagi lezat (Lihat Surah ad-Dukhan/44: 55) dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan dari berbagai macam kebutuhan.
Orang-orang yang beriman akan memakan bermacam-macam buah-buahan yang lezat di dalam surga, dan memperoleh semua yang mereka inginkan. Bagi yang suka bermain disediakan berbagai alat permainan, yang suka olahraga juga disediakan semua kebutuhan olahraga. Demikian pula berbagai alat kesenian yang mereka inginkan Firman Allah:
يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ اٰمِنِيْنَۙ ٥٥
Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram. (ad-Dukhān/44: 55)
Syugul شُغُلٌ (Yāsīn/36: 55)
Syugul artinya kesibukan, berasal dari fi‘il syagala-yasygulu-syugulan. Pada ayat 55 digambarkan para penghuni surga dengan penuh kegembiraan pada hari itu: fī syugulin fākihūn, yaitu mereka bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Hal ini disebabkan mereka mendapatkan semua yang diinginkan, bersama pasangan atau jodoh-jodoh yang mereka cintai, menghadapi segala macam makanan, minuman, dan buah-buahan yang menjadi kegemaran mereka, sehingga mereka amat sibuk dalam suasana yang penuh ceria dan bahagia yang belum pernah mereka alami ketika di dunia, kesenangan yang luar biasa. Itulah balasan Allah kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh ketika mendapatkan pahala surga, mendapatkan kebahagiaan yang lebih dari yang mereka bayangkan, sebagaimana sebuah hadis Nabi saw yang mengatakan bahwa di surga mereka akan mendapatkan hal-hal yang mata mereka belum pernah melihatnya, telinga mereka belum pernah mendengarnya, bahkan belum pernah terlintas di hati manusia.

