Geligi Animasi
Geligi Semua Satu Platform
Ayat 56 - Surat Yāsīn (Yasin)
يٰسۤ
Ayat 56 / 83 •  Surat 36 / 114 •  Halaman 444 •  Quarter Hizb 45 •  Juz 23 •  Manzil 5 • Makkiyah

هُمْ وَاَزْوَاجُهُمْ فِيْ ظِلٰلٍ عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِ مُتَّكِـُٔوْنَ ۚ

Hum wa azwājuhum fī ẓilālin ‘alal-arā'iki muttaki'ūn(a).

Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh sambil berbaring di atas ranjang berkelambu.

Makna Surat Yasin Ayat 56
Isi Kandungan oleh Tafsir Wajiz

Orang-orang beriman itu bersenang-senang di surga. Mereka dan pasangan-pasangannya di surga berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan sambil berbincang dan menikmati berbagai rezeki dari Allah.

Isi Kandungan oleh Tafsir Tahlili

Di dalam surga orang-orang yang beriman dan istri-istri mereka berada dalam taman-taman yang indah dengan pohon yang rindang, duduk di atas sofa dan tempat-tempat tidur, berbincang-bincang sambil menikmati berbagai macam rezeki yang mereka peroleh dari Tuhan mereka.

Dari perkataan “hum wa azwājuhum” (mereka dan pasangan mereka) dapat dipahami bahwa orang-orang yang beriman akan tinggal bersama pasangan mereka dengan bahagia dan damai dalam surga dan memperoleh nikmat yang berbagai macam bentuk yang tiada taranya. Ada yang dalam bentuk langsung mereka nikmati, seperti memperoleh tempat yang nyaman dan indah, serta merasakan makanan yang lezat dan sebagainya. Ada pula dalam bentuk pemenuhan keinginan dan cita-cita mereka sebagai anggota atau kepala keluarga. Selama hidup di dunia mereka mencita-citakan keluarga yang berbahagia, mempunyai istri yang cantik dan setia. Keinginan-keinginan mereka yang seperti itu dipenuhi Allah dalam surga nanti.

Bahkan pada ayat yang lain diterangkan bahwa anak cucu mereka yang beriman ditinggikan Allah derajatnya seperti derajat bapak dan ibu mereka. Mereka dikumpulkan dengan orang tua mereka di dalam surga, tanpa membeda-bedakan pemberian nikmat kepada masing-masing anggota keluarga itu. Allah berfirman:

وَالَّذِ يْنَ اٰمَنُوْا وَاتَّبَعَتْهُ مْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِاِيْمَانٍ اَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ اَلَتْنٰهُمْ مِّنْ عَمَلِهِمْ مِّنْ شَيْءٍۚ كُلُّ امْرِئٍ ۢبِمَا كَسَبَ رَهِيْنٌ ٢١

Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tidak mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya. (aṭ-Ṭūr/52: 21)

Dari ayat ini dipahami pula agar setiap mukmin selalu berusaha untuk menjadikan suami, istri, anak-anak dan keluarga mereka, menjadi orang-orang beriman yang baik, agar cita-cita mereka untuk dapat saling berhubungan dengan keluarga mereka dikabulkan Allah di akhirat.

Isi Kandungan Kosakata

Syugul شُغُلٌ (Yāsīn/36: 55)

Syugul artinya kesibukan, berasal dari fi‘il syagala-yasygulu-syugulan. Pada ayat 55 digambarkan para penghuni surga dengan penuh kegembiraan pada hari itu: fī syugulin fākihūn, yaitu mereka bersenang-senang dalam kesibukan mereka. Hal ini disebabkan mereka mendapatkan semua yang diinginkan, bersama pasangan atau jodoh-jodoh yang mereka cintai, menghadapi segala macam makanan, minuman, dan buah-buahan yang menjadi kegemaran mereka, sehingga mereka amat sibuk dalam suasana yang penuh ceria dan bahagia yang belum pernah mereka alami ketika di dunia, kesenangan yang luar biasa. Itulah balasan Allah kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh ketika mendapatkan pahala surga, mendapatkan kebahagiaan yang lebih dari yang mereka bayangkan, sebagaimana sebuah hadis Nabi saw yang mengatakan bahwa di surga mereka akan mendapatkan hal-hal yang mata mereka belum pernah melihatnya, telinga mereka belum pernah mendengarnya, bahkan belum pernah terlintas di hati manusia.

Penelusuran

  • Pos
  • Akun
  • Baru
  • Film
  • Musik
  • Berita
  • KBBI
  • Kripto